Sampang – Liputan12.com – Dalam menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Pondok Pesantren Al-Arifin yang memiliki unit pendidikan Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) dan Sekolah Menengah Atas Swasta (SMAS) siap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan tema "MPLS Ramah 2026". Agenda tahunan ini dirancang sebagai wadah adaptasi yang edukatif, aman, dan penuh keseruan bagi seluruh peserta didik baru, dengan tujuan membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa melupakan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan pendidikan pesantren.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari penuh dengan berbagai materi yang komprehensif, mulai dari pembekalan tentang budaya sekolah dan pesantren hingga edukasi kesehatan dan keamanan yang menjadi fokus utama dalam pembentukan karakter siswa baru.
Hari Pertama: Pembekalan Disiplin, Ubudiyah, dan Adaptasi Akademik
Pada hari pertama kegiatan, para siswa baru mendapatkan pembekalan terkait tata tertib sekolah dan pesantren yang dipandu langsung oleh Achmad Sarifuddin, staf pengajar yang berpengalaman. Dalam sesi tersebut, siswa diajak memahami pentingnya disiplin dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari tata cara berinteraksi dengan guru, teman sebaya, hingga dengan seluruh warga pesantren.
"Kita ingin siswa baru memahami bahwa disiplin bukan hanya aturan yang harus dipatuhi, tetapi merupakan fondasi untuk membangun diri menjadi pribadi yang bertanggung jawab," ujar Achmad Sarifuddin saat membimbing sesi pembacaan tata tertib.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai lingkungan sekolah dan pesantren yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMPS dan SMAS, beserta pengenalan kurikulum yang berlaku di setiap jenjang pendidikan. Materi ini penting untuk menyelaraskan pemahaman siswa baru tentang sistem pembelajaran yang akan mereka jalani selama berada di lingkungan pendidikan Al-Arifin.
Hari Kedua: Penguatan Karakter, Benteng Moral, dan Edukasi Kesehatan
Pada hari kedua, fokus kegiatan bergeser pada penguatan karakter dan benteng moral dengan menghadirkan narasumber ahli dari berbagai bidang. Sesi pertama diisi oleh Ibu Haridah, S.Pd., M.M., Dekan Fakultas Ilmu Agama dan Kemanusiaan IAI Al.,hairat Pamekasan, yang secara mendalam mengupas tuntas materi mengenai Etika, Moral, dan Peran Pendidikan dalam membentuk pribadi yang berkualitas.
"Pendidikan bukan hanya tentang ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang membentuk akhlak yang mulia. Kita ingin siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki moral yang kokoh untuk menghadapi segala bentuk godaan di masyarakat," jelasnya dalam pemaparannya.
Sebagai langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif, Kapolsek Sokobanah juga turut hadir untuk memberikan sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan dampaknya terhadap kesehatan fisik maupun mental. Materi ini disampaikan secara rinci agar siswa memahami betapa berbahayanya zat berbahaya tersebut bagi masa depan mereka.
Kegiatan hari kedua ditutup dengan sesi edukasi kesehatan yang disampaikan oleh tim dari Puskesmas Tamberu Barat. Para petugas kesehatan mengedukasi siswa tentang pola hidup bersih dan sehat, mulai dari pentingnya kebersihan diri, lingkungan sekolah dan pesantren, hingga manfaat olahraga bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
Hari Ketiga: Pemeriksaan Kepribadian dan Pengenalan pada Guru dan Tenaga Kependidikan
Sebagai puncak acara pada hari Senin (13/07/2026), kegiatan ditutup dengan pemeriksaan kerapian dan kelengkapan atribut siswa baru yang dilakukan oleh panitia pelaksana. Setiap siswa baru diperiksa kelengkapan seragam, buku pelajaran, serta perlengkapan lainnya yang menjadi bagian dari kewajiban sebagai peserta didik.
Kehangatan dan rasa kekeluargaan yang menjadi ciri khas Pondok Pesantren Al-Arifin semakin terasa ketika seluruh tenaga kependidikan mulai diperkenalkan. Mulai dari guru mata pelajaran, staf administrasi, hingga seluruh warga pesantren yang terlibat dalam mendukung proses pendidikan. Hal ini bertujuan agar siswa baru merasa diterima dan merasa memiliki dalam lingkungan pendidikan yang mereka tempati.
Melalui kolaborasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MPLS Ramah 2026, diharapkan para siswa baru dapat siap belajar dengan penuh semangat dan rasa nyaman, sekaligus membentuk karakter yang kuat sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan di Pondok Pesantren Al-Arifin.
Penulis : Erik Susanto
Editor : Sonhaji




