Sampang – Liputan12.com – Dunia olahraga Kabupaten Sampang menyaksikan tonggak sejarah baru dengan resmi pengukuhan klub sepak bola lokal Persatuan Sepak Bola Taporo (PERSETA) sebagai anggota resmi Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sampang. Klub yang dikenal dengan julukan kebanggaan "Laskar Anak Kampung" ini kini resmi mendapatkan status yang sah, setelah bertahun-tahun tumbuh dan berkembang di tingkat akar rumput sebagai wadah bagi anak-anak desa yang memiliki minat dan bakat sepak bola.
Pengukuhan yang dilakukan secara resmi di Kantor Askab PSSI Sampang menjadi momen yang penuh kebanggaan bagi seluruh warga Desa Taporo, mengingat sebelumnya belum pernah ada wadah klub sepak bola resmi yang berpusat di wilayah desa tersebut. Keberadaan klub ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pembentukan klub sepak bola desa lainnya di Kabupaten Sampang.
PEMBINAAN BERJENJANG: DARI USIA DINI HINGGA LEGENDA
PERSETA dirancang dengan sistem pembinaan yang menyeluruh dan berkelanjutan, dengan fokus untuk mengembangkan potensi sepak bola dari usia dini hingga tingkat dewasa. Struktur pembinaan yang terorganisir mencakup seluruh tingkatan usia:
✅ Akar Rumput & Usia Dini: Kelompok U-10, U-13, U-15, dan U-17 yang menjadi dasar pengembangan talenta muda dengan metode pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap pertumbuhan anak
✅ Tim Inti: Kelompok Senior yang menjadi wajah klub dalam berbagai kompetisi resmi tingkat kabupaten dan provinsi
✅ Penghargaan: Kelompok Legenda yang terdiri dari mantan pemain dan pelatih yang telah berjasa membangun nama klub, berperan sebagai pembimbing dan sumber inspirasi bagi generasi muda
Sistem pembinaan ini dirancang agar setiap pemain dapat mengembangkan kemampuan secara bertahap, mulai dari mengenal dasar-dasar sepak bola hingga memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, kelompok Legenda juga berperan penting dalam menyampaikan nilai-nilai sportivitas dan semangat juang yang menjadi ciri khas "Laskar Anak Kampung".
MEMBUKA JALAN MENJUJU MASA DEPAN PEMAIN DESA
Tujuan utama dari pendirian klub dengan status resmi ini adalah memberikan wadah yang sah, terarah, dan setara bagi anak-anak desa yang memiliki bakat alami sepak bola. Sebelumnya, banyak bakat muda dari Desa Taporo dan sekitarnya kesulitan untuk mengembangkan kemampuan karena tidak memiliki akses ke wadah resmi dan kompetisi yang terorganisir.
Dengan status keanggotaan resmi di Askab PSSI Sampang, PERSETA kini menjadi jembatan resmi bagi para pemain berprestasi untuk bisa disalurkan ke kompetisi tingkat kabupaten, provinsi, bahkan berpeluang bergabung dengan klub yang lebih besar atau bahkan menjadi pemain profesional di masa depan.
"Kami ingin anak kampung punya kesempatan sama besar untuk bersinar. Tidak ada lagi bakat hebat yang terpendam hanya karena tidak punya wadah resmi. Dengan status ini, mereka bisa mengikuti jalur kompetisi yang resmi dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka," ujar salah seorang pengurus PERSETA saat memberikan keterangan kepada awak media.
SEMANGAT BARU BAGI PERSEPAKBOLAAN DESA
Kehadiran klub resmi ini diharapkan menjadi semangat baru bagi pemuda Desa Taporo dan wilayah sekitarnya untuk lebih aktif berpartisipasi dalam olahraga sepak bola. Selain itu, keberadaan PERSETA juga diharapkan dapat memperkuat peta persepakbolaan desa di Kabupaten Sampang, membuktikan bahwa desa-desa juga mampu menghasilkan talenta sepak bola yang berkualitas.
"Kita berharap dengan adanya klub ini, minat sepak bola di kalangan anak-anak desa semakin meningkat. Selain sebagai wadah pengembangan bakat, sepak bola juga bisa menjadi sarana untuk membentuk karakter yang baik, seperti disiplin, kerja sama tim, dan semangat juang yang tidak mudah menyerah," tambah pengurus lainnya.
Masyarakat Desa Taporo sendiri menyambut baik keberadaan klub resmi ini, dengan banyak orang tua yang mendaftarkan anak-anaknya untuk bergabung dalam kelompok usia dini. Semoga dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pihak terkait, PERSETA "Laskar Anak Kampung" dapat melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola yang mampu mengharumkan nama Desa Taporo dan Kabupaten Sampang di tingkat yang lebih luas.
Penulis: SAL/Jefriyan
Editor: Agus Mandie


