- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pengasuh PP. Al-Arifin Beri Penjelasan Pentingnya Ubudiyah, Etika dan Sopan Santun – Bertepatan Ulang Tahun ke-39

Selasa, 14 Juli 2026 | 7/14/2026 11:45:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-14T04:45:50Z
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) PP. Al-Arifin menjadi semakin bermakna setelah bertepatan dengan hari ulang tahun ke-39 Pengasuhnya, KH. Sufyan Asy'ari. Pada Selasa (14/7/2026), beliau secara langsung memberikan paparan mendalam tentang pentingnya pemantapan ubudiyah, etika, dan sopan santun kepada ratusan siswa baru SMP dan SMA di Aula Basemen kompleks pesantren."

Sampang, Liputan12.com – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Arifin, KH. Sufyan Asy'ari, secara langsung memberikan penjelasan mendalam kepada puluhan peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMP dan SMA Al-Arifin untuk Tahun Pelajaran 2026-2027 dengan tema Pemantapan Ubudiyah, Etika dan Sopan Santun. Kegiatan yang berlangsung meriah di Aula Basemen PP. Al-Arifin Cangak Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang pada Selasa (14/7/2026) ini bertepatan dengan hari ulang tahun beliau yang ke-39, menjadikan acara ini semakin bermakna dan penuh kehangatan.

Sebelum memulai paparan utama, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil membawa bunga dan kartu ucapan yang dibuat dengan tangan sendiri, menjadi momen haru yang menyentuh hati hadirin. KH. Sufyan Asy'ari yang merasa sangat terhormat mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh siswa, guru, dan pengurus pesantren yang telah memberikan perhatian khusus pada hari spesialnya tersebut.

Dalam paparannya yang penuh makna dan disampaikan dengan bahasa yang lugas serta mudah dipahami oleh para siswa baru, KH. Sufyan Asy'ari menjelaskan secara rinci tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai sopan santun tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di luar sekolah. Beliau menekankan bahwa sopan santun bukanlah hal yang hanya dilakukan ketika ada orang lain melihat, melainkan menjadi bagian dari karakter yang harus tertanam dalam diri setiap individu, serta menjadi dasar dari hubungan yang baik antarindividu, antargenerasi, dan antarumat beragama.

"Etika dan sopan santun bukan hanya sekadar aturan yang harus dipatuhi di sekolah, melainkan bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT. Baik di sekolah ketika berinteraksi dengan guru dan teman sebaya – seperti menyapa dengan ramah, menjaga kesopanan dalam berbicara, dan menghormati pendapat orang lain – maupun di luar sekolah ketika bertemu dengan orang tua, tetangga, atau siapapun, sikap sopan santun harus selalu kita tanamkan dalam diri dan menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari," ujar KH. Sufyan Asy'ari dengan penuh kehangatan dan semangat.

Beliau juga memberikan contoh konkrit tentang penerapan sopan santun dalam berbagai situasi, seperti cara bersalaman yang benar, etika berbicara dengan orang yang lebih tua, serta pentingnya menghargai waktu dan hak orang lain. Menurutnya, setiap tindakan sopan yang kita lakukan akan memberikan dampak positif bagi diri sendiri maupun orang di sekitar, serta menjadi cerminan dari pribadi yang memiliki akhlak mulia dan pendidikan yang baik.

Selain membahas tentang etika dan sopan santun, KH. Sufyan Asy'ari juga menyampaikan pentingnya melaksanakan ibadah secara teratur dan khusyuk, khususnya Sholat Duha secara berjamaah dan membaca Yasin bersama di Masjid PP. Al-Arifin sebelum memulai aktivitas pembelajaran setiap pagi. Beliau menjelaskan bahwa Sholat Duha memiliki keutamaan yang sangat besar dalam agama Islam, di antaranya dapat menjadi sarana untuk memohon kelancaran rejeki, kesehatan, dan keberkahan dalam segala urusan.

"Sholat Duha yang kita lakukan secara berjamaah setiap pagi pukul 07.00 WIB dan pembacaan Yasin bersama sebelum masuk kelas akan memberikan ketenangan hati dan pikiran yang luar biasa, sehingga kita dapat menerima pelajaran dengan lebih baik dan fokus. Selain itu, ibadah bersama ini juga menjadi sarana yang sangat efektif untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan antar siswa, serta mengajak seluruh siswa untuk selalu dekat dengan agama dan menjaga hubungan baik dengan Allah SWT," tambahnya.

Tak hanya itu, KH. Sufyan juga mengingatkan dengan tegas tentang pentingnya melaksanakan Sholat Dzuhur secara berjamaah di masjid sekolah sebelum pulang ke rumah setiap hari. Beliau menjelaskan bahwa Sholat Dzuhur berjamaah memiliki keutamaan yang tidak terhingga, di antaranya dapat menghapus dosa kecil dan menjadi bentuk penghormatan kepada waktu yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Selain itu, waktu sholat juga menjadi kesempatan yang tepat untuk merenung, menyegarkan diri setelah menjalani aktivitas belajar seharian, serta berkomunikasi dengan teman sebaya dalam suasana yang penuh kedamaian.

"Kita telah menetapkan sebagai kebijakan sekolah bahwa setiap hari sebelum pulang sekolah, seluruh siswa akan melaksanakan Sholat Dzuhur secara berjamaah di Masjid PP. Al-Arifin yang terletak di tengah kompleks pesantren. Hal ini bukan hanya untuk memenuhi kewajiban ibadah semata, tetapi juga untuk membentuk kedisiplinan yang kuat dan rasa tanggung jawab dalam menjalankan kewajiban agama, sekaligus memberikan kesempatan bagi seluruh siswa untuk saling bertukar pikiran dan dukungan setelah hari yang penuh aktivitas," jelas beliau dengan penuh keyakinan.

Kegiatan ini diisi dengan sesi tanya jawab yang sangat meriah dan membuat suasana semakin akrab serta interaktif. Para siswa baru tampak sangat antusias mengikuti setiap penjelasan dan tidak sungkan untuk mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan penerapan nilai-nilai yang disampaikan, mulai dari cara menghadapi teman yang kurang sopan hingga bagaimana menjaga konsistensi dalam melaksanakan ibadah berjamaah.

Beberapa siswa juga mengungkapkan harapan mereka untuk dapat mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang akan diselenggarakan oleh pesantren, seperti kajian rutin, pengajian malam, serta kegiatan sosial yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar. KH. Sufyan Asy'ari dengan senang hati menerima setiap usulan dan menjelaskan bahwa pihak pesantren akan selalu mendukung setiap upaya positif dari siswa dalam mengembangkan diri dan memberikan manfaat bagi orang lain.

Pada akhir acara, KH. Sufyan Asy'ari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta MPLS yang telah dengan penuh perhatian dan antusiasme mengikuti kegiatan tersebut. Beliau juga berharap agar seluruh siswa dapat menerapkan semua nilai-nilai yang telah disampaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan masyarakat, sehingga dapat tumbuh menjadi generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu pengetahuan, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat, agama, dan bangsa Indonesia.

"Semoga apa yang kita bahas hari ini tidak hanya menjadi ilmu yang kita dengarkan, tetapi juga menjadi amal yang kita lakukan setiap hari. Jadikanlah nilai-nilai ubudiyah, etika, dan sopan santun sebagai landasan dalam setiap langkahmu, sehingga engkau dapat menjadi pribadi yang bermanfaat dan membawa berkah bagi banyak orang," pungkas beliau dalam penutup acara yang diakhiri dengan doa bersama.

 

Penulis: Tim Liputan12 / Pimred : Sonhaji

×
Berita Terbaru Update