Sampang, Liputan12.com – Pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa baru SMP dan SMA Pondok Pesantren Al-Arifin Cangak Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang untuk Tahun Pelajaran 2026-2027, kegiatan difokuskan pada tema Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Tertib Berlalu Lintas, Bahaya Narkoba dan Narkotika, serta Anti Pornografi. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/7/2026) ini menghadirkan narasumber dari Polsek Sokobanah dan pihak sekolah untuk memberikan pemahaman penting kepada para siswa baru.
Para pemateri yang hadir dalam kegiatan ini adalah Aiptu Edi Sutrisno, Petugas Samapta Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Sokobanah, serta Bripka Bagus Aji, Petugas Samapta Kanit Intelijen (Intel) Polsek Sokobanah. Selain itu, Kepala SMP Al-Arifin, Harianto, juga turut memberikan penjelasan mengenai manfaat dari setiap materi yang disampaikan bagi perkembangan karakter dan keselamatan siswa.
Dalam paparannya, Aiptu Edi Sutrisno secara rinci menjelaskan tentang bahaya narkoba dan narkotika yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, serta dampak hukum yang akan diterima oleh pelaku penyalahgunaan maupun peredaran zat terlarang. Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif yang dapat menyebabkan kecanduan narkoba, serta mengajak para siswa untuk menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan anti narkoba di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Bripka Bagus Aji memberikan materi tentang tertib berlalu lintas dan bahaya pornografi. Ia menjelaskan tentang peraturan lalu lintas yang harus dipatuhi oleh setiap pengguna jalan, terutama bagi para remaja yang mulai aktif menggunakan kendaraan. Selain itu, ia juga mengedukasi siswa tentang bahaya pornografi yang dapat merusak pola pikir, nilai-nilai moral, serta perkembangan emosional dan sosial para remaja.
Kepala SMP Al-Arifin, Harianto, dalam penjelasannya menguraikan manfaat yang dapat diperoleh dari seluruh materi yang disampaikan. Menurutnya, penguatan pendidikan karakter menjadi dasar penting bagi siswa untuk menjadi pribadi yang berkualitas, bertanggung jawab, dan memiliki integritas yang tinggi. Selain itu, pemahaman tentang tertib lalu lintas, bahaya narkoba, dan anti pornografi akan membantu siswa menghindari berbagai risiko bahaya dan menjadi generasi muda yang cerdas serta bertanggung jawab.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Arifin, KH. Sufyan Asy'ari, mengapresiasi penuh atas pelaksanaan kegiatan MPLS hari kedua ini. Menurutnya, kerjasama antara pihak sekolah dengan Polsek Sokobanah sangat penting dalam memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para siswa baru mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan keselamatan, kesehatan, dan pembentukan karakter.
"Kami sangat mengapresiasi kedatangan dan penyampaian materi oleh tim dari Polsek Sokobanah, serta upaya dari pihak sekolah yang telah menyusun materi dengan sangat baik. Materi-materi yang disampaikan hari ini sangat relevan dan krusial untuk diketahui oleh para siswa baru, karena akan menjadi bekal berharga bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan," ujar KH. Sufyan Asy'ari.
Kegiatan MPLS hari kedua ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang mendalam kepada para siswa baru tentang pentingnya menjaga karakter diri, mematuhi peraturan, serta menghindari segala bentuk bahaya yang dapat merusak masa depan mereka. Para siswa juga diharapkan dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh bagi teman sebaya.
Penulis: Tim Liputan12 / Pimred : Sonhaji



