Surabaya – Liputan12.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) MADAS (Madura Asli Daerah Anak Serumpun) Provinsi Jawa Timur secara resmi menyampaikan dukungan penuh terhadap serangkaian langkah strategis yang diambil Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Korwas Tipidkor) Polri dalam memerangi praktik korupsi di seluruh Indonesia. Dukungan ini menjadi wujud komitmen bersama antara organisasi kemasyarakatan dengan aparat penegak hukum untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel di tingkat nasional maupun daerah.
Apresiasi Terhadap Konsistensi dan Ketegasan Korwas Tipidkor Polri
Ketua DPD MADAS Jawa Timur, H. Zainal Fatah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Korwas Tipidkor Polri, Irjen. Pol. Totok, beserta seluruh jajaran yang telah menunjukkan konsistensi dan ketegasan yang tinggi dalam menindak berbagai kasus korupsi di berbagai tingkatan pemerintahan dan sektor kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, upaya progresif yang dilakukan oleh Korwas Tipidkor Polri sejalan dengan semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan) yang menjadi fondasi utama dalam transformasi institusi kepolisian menuju yang lebih baik.
“Pemberantasan korupsi bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab aparat penegak hukum semata, melainkan merupakan tanggung jawab kolektif yang harus diemban oleh seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, DPD MADAS Jawa Timur mendukung penuh setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Semoga semangat PRESISI yang menjadi landasan kerja Korwas Tipidkor Polri ini terus menjadi katalisator untuk memperkokoh kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia,” tegas H. Zainal Fatah dalam pernyataannya.
Sinergi Strong Antara Masyarakat dan Aparat Jadi Kunci Keberhasilan
Sekretaris DPD MADAS Jawa Timur, H. Imron Rosadi, menambahkan bahwa keberhasilan dalam memberantas korupsi tidak dapat tercapai hanya melalui instrumen hukum yang dimiliki oleh aparat penegak hukum, melainkan sangat bergantung pada partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Organisasi kemasyarakatan seperti MADAS memiliki peran penting dalam membangun jembatan komunikasi dan sinergi yang kuat antara aparat dengan masyarakat luas.
“Instrumen hukum akan berjalan dengan optimal jika didukung oleh sinergi yang kuat dan berkelanjutan antara aparat penegak hukum dan berbagai elemen masyarakat. MADAS Provinsi Jawa Timur siap menjadi mitra strategis bagi Korwas Tipidkor Polri dalam mengawal setiap agenda pemberantasan korupsi, baik di tingkat provinsi maupun daerah, demi mewujudkan bangsa yang bersih dari praktik korupsi dan rasuah,” ujar H. Imron Rosadi.
Harapan Efek Jera dan Peningkatan Persepsi Masyarakat
Lebih lanjut, DPD MADAS Jawa Timur menyampaikan harapan bahwa langkah restrukturisasi serta taktis yang diterapkan oleh Korwas Tipidkor Polri mampu memberikan efek jera yang signifikan bagi para pelaku maupun calon pelaku tindak pidana korupsi. Selain itu, diharapkan juga upaya ini dapat meningkatkan persepsi positif publik terhadap upaya pemberantasan korupsi yang tengah dilakukan di Indonesia.
Organisasi ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Jawa Timur, khususnya di daerah-daerah Madura, untuk turut serta aktif dalam mengawasi dan menjaga proses penegakan hukum yang berjalan, sehingga dapat mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.
Penulis: Tim Liputan12 / Agus Mandie
