- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Wakil Walikota Elzadaswarman Tegaskan Pentingnya Persiapan Anak Sejak Dini dalam Menghadapi Perkembangan Teknologi

Kamis, 18 Juni 2026 | 6/18/2026 01:52:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-17T18:52:11Z

Payakumbuh, Liputan12.com – Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan pentingnya mempersiapkan kompetensi global anak sejak dini untuk menghadapi perkembangan teknologi dan persaingan dunia yang semakin dinamis. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Launching Kelas Bilingual sekaligus Tasyakuran Pelepasan Siswa Angkatan ke-7 Sekolah Dasar Swasta (SDS) IT IPHI Kota Payakumbuh di Ballroom Hotel UNP Payakumbuh, Rabu (17/6/2026).

Di hadapan jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, pengurus Yayasan Jamiatul Hujjaj IPHI, tenaga pendidik, serta ratusan orang tua siswa yang hadir, Elzadaswarman menilai dunia pendidikan saat ini harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan yang terjadi, terutama di era digital dan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Menurutnya, lembaga pendidikan tidak cukup hanya berfokus pada capaian akademik semata, tetapi juga perlu membekali peserta didik dengan kemampuan yang relevan dan sesuai dengan kebutuhan zaman untuk menghadapi tantangan global di masa depan.



"Perubahan semakin cepat sekarang. Kita dituntut untuk mampu mengimbangi kecepatan perkembangan teknologi ini demi masa depan anak-anak kita. Ini adalah tantangan nyata dalam menghadapi era digitalisasi yang tidak bisa kita abaikan," katanya.

Ia mengapresiasi langkah SDS IT IPHI Payakumbuh yang secara proaktif meluncurkan program Kelas Bilingual sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas daya saing peserta didik di tingkat nasional maupun global. Program tersebut dinilai menjadi salah satu ikhtiar penting dalam menyiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dan berkompetisi di tingkat internasional.

Langkah SDS IT IPHI meluncurkan kelas bilingual dinilai sejalan dengan perhatian Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta terhadap penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang memiliki kompetensi global tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.

Elzadaswarman berpesan agar para siswa terus meningkatkan kemampuan berbahasa asing sebagai bekal penting untuk memasuki dunia yang semakin terhubung tanpa batas geografis.

"Zaman sudah sangat maju dan berkembang. Saya berpesan kepada anak-anak kita, minimal kuasailah dua bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris dan bahasa China. Penguasaan bahasa ini adalah kunci utama agar generasi muda kita kelak bisa ambil andil dan bersaing di dunia global, bukan sekadar menjadi penonton perkembangan zaman," ujarnya.

Menurutnya, penguasaan bahasa asing akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk mengakses ilmu pengetahuan terbaru, teknologi mutakhir, pendidikan berkualitas, serta kesempatan kerja yang lebih luas pada masa mendatang.

Manfaat tersebut tidak hanya dirasakan oleh peserta didik secara individu, tetapi juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas karena akan melahirkan sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi perubahan zaman, mampu bersaing di tingkat global, serta berkontribusi nyata terhadap kemajuan daerah dan negara.

Ia juga menegaskan bahwa investasi terbaik yang dapat dilakukan oleh seluruh pihak saat ini adalah investasi di bidang pendidikan dan pengembangan karakter anak. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat dan sinergis antara pemerintah, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang generasi penerus bangsa.

"Keseimbangan yang berkesinambungan sangat perlu kita tingkatkan agar anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang mengharumkan nama daerah kelak. Mulai dari sekarang, kita harus bergerak ekstra meningkatkan segala indeks indikator pencapaian menuju Indonesia Emas 2045. Siapkan mereka dari detik ini untuk menerima estafet pembangunan bangsa, khususnya di Kota Payakumbuh yang kita cintai ini," katanya dengan penuh semangat.

Selain menjadi momentum pelepasan siswa angkatan ke-7 yang penuh makna, kegiatan tersebut juga menjadi ajang untuk menampilkan kreativitas dan kepercayaan diri peserta didik melalui berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menarik. Beberapa penampilan yang disajikan antara lain Tari Pasambahan, pembacaan Wahyu Ilahi, pantomim, fashion show, pembacaan puisi, paduan suara, hingga penampilan mendongeng, Tari Zapin Melayu, dan Tari Cewang yang memperlihatkan keberagaman budaya dan talenta siswa.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan sangat meriah dan mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua yang hadir. Melalui program kelas bilingual dan penguatan karakter yang diterapkan sekolah, diharapkan siswa SDS IT IPHI dapat tumbuh menjadi individu yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan percaya diri.


Aldo

×
Berita Terbaru Update