Labuhanbatu, Liputan12.com
Satresnarkoba Polres Labuhanbatu paparkan mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu-sabu dan vape bercairan etomidate merek Yakuza di dalam Rutan Lapas Kelas III Labuhanbilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara yang melibatkan oknum pegawai lapas, Sabtu (20/06/2026)
Kasus ini melibatkan pegawai Lapas berinisial AI alias Ahmad Ilham dan warga binaan Prayetno Harahap alias Tole, 36 tahun, serta 5 warga binaan lain diamankan untuk pemeriksaan.
Pengungkapan dipimpin Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, S.H., M.H. bersama Kanit I Ipda Sastrawan Ginting, Katim I Bripka Syahputra, S.H., dan Katim II Aiptu Sumedi, S.H.
Berawal dari informasi masyarakat tentang adanya peredaran sabu dan vape Yakuza berisi cairan etomidate di dalam lapas. Tim bergerak cepat, mengamankan pelaku di halaman kantor lapas lalu melakukan pengembangan dan penggeledahan ke dalam rutan, Selasa (16/6/2026).
Tim mengamankan Ahmad Ilham (AI) di halaman Kantor Lapas Labuhanbilik. Dari tangannya disita sabu 8,16 gram bruto, 5 butir pil ekstasi 1,60 gram bruto, liquid vape merek Rolv, 2 bungkus liquid Yakuza XL & Squid Game berisi cairan etomidate, 1 liquid Vod Getar warna hitam, 3 alat hisap elektrik merek Djoy, Rolv, Relx, kotak Djoy Beam Pro, plastik putih, dan 1HP Oppo ungu.
Dari keterangan AI, barang itu didapat dari warga binaan Faisal Iwanda Nasution yang sebentar lagi bebas. Pengembangan dilanjutkan.
Kamis (18/6/2026) tim bersama Kalapas Labuhanbilik menggeledah rutan dan mengamankan Prayetno Harahap alias Tole di tangan. Disita sabu 250 gram bruto dalam 6 bungkus klip besar, 10 bungkus liquid Yakuza XL berisi etomidate, plastik klip kosong, lakban kuning, tisu, kresek hitam, dan bantal.
Lima warga binaan lain turut diamankan untuk pendalaman: Yusril Ihza Mahendra Lubis, 26, wiraswasta asal Sei Merdeka; Ibnu Hajar alias Ibnu, 27, alamat Jalan Rel Kereta Api Lingkungan III Desa Perjuangan, Tanjung Balai dan Sunarho alias Brewok, 33.
Seluruh pelaku dibawa ke Polres Labuhanbatu untuk pemeriksaan lebih dalam terkait keterlibatannya peredaran narkotika.
Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Narkoba AKP Hardiyanto, SH, MH menegaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berlangsung secara intensif guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta peran masing-masing pihak yang terlibat.
(Rnl)
