JAMBI, Liputan12.com – Sebanyak 450 prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 142/Ksatria Jaya telah kembali ke markasnya di Jambi setelah berhasil menuntaskan tugas selama 15 bulan di wilayah Papua. Kepulangan para prajurit yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi disambut dalam upacara resmi yang digelar di Markas Komando (Mako) Yonif 142/KJ, Kasang, Kota Jambi, pada Jumat (05/06/2026) siang.
Upacara penyambutan yang penuh makna ini dipimpin langsung oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada. Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jambi Al Haris serta Danrem 042/Gapu, yang keduanya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan para prajurit dalam menjalankan tugas di perbatasan.
Momen kepulangan ini terasa semakin emosional saat upacara resmi berakhir. Para prajurit langsung berpelukan erat dengan keluarga yang telah lama menanti keberangkatan mereka. Tangis haru yang menyertai rasa lega, senyum bahagia yang terpampang di wajah masing-masing, hingga pelukan hangat yang mengikat menjadi pemandangan yang menyentuh hati dan mengisi setiap sudut lapangan Mako.
Gubernur Jambi Al Haris mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas dedikasi dan pengorbanan prajurit Yonif 142/KJ. Menurutnya, para prajurit tidak hanya menjalankan tugas dengan baik, tetapi juga berhasil menjaga nama baik daerah Jambi di kancah nasional.
“Ini kebanggaan bagi kita semua. Mereka berangkat dengan jumlah 450 orang dan kembali dengan jumlah yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa tugas mereka dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keselamatan para prajurit menjadi prioritas utama,” ujarnya dalam sambutannya.
Gubernur Al Haris juga mengungkapkan bahwa medan tugas di Papua tidaklah mudah, dengan kondisi alam yang berat dan tantangan yang kompleks. Pemerintah Provinsi Jambi, katanya, sempat memberikan dukungan berupa drone yang terbukti membantu kelancaran operasional para prajurit di lapangan.
“Kondisi di sana cukup berat, dengan hutan yang lebat dan wilayah yang cukup rawan. Bantuan drone yang kami berikan sebelumnya terbukti sangat bermanfaat selama mereka menjalankan tugas pengamanan perbatasan,” tambahnya.
Sebagai bentuk harapan bagi masa depan, Gubernur Al Haris berpesan agar para prajurit yang telah kembali tetap menjaga semangat pengabdian yang tinggi dan terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan di tengah masyarakat Jambi.
“Kami berharap mereka tetap menjaga semangat yang membara, hadir untuk membantu masyarakat dalam berbagai aspek, serta terus mengabdi dengan penuh dedikasi bagi daerah Jambi dan negara kesatuan Republik Indonesia,” tutupnya dengan penuh harapan.
Para prajurit yang kembali juga menyampaikan rasa syukur atas keselamatan yang diberikan dan dukungan yang terus mengalir dari keluarga serta masyarakat Jambi selama mereka bertugas jauh dari rumah.
Ari ddk


