Kudus, Liputan12.com - Piala Dunia 2026 berpotensi menjadi momen bersejarah bagi Meksiko. Sebagai salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, negara ini dinilai memiliki peluang besar untuk menciptakan kejutan dan meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya dalam sejarahnya. Menurut advokat sekaligus pecinta sepak bola Mochamad Tommy Adrianto, S.H., kombinasi antara pengalaman, kualitas skuad, dukungan suporter, serta keuntungan bermain di kandang sendiri membuat Meksiko layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat juara.
Tradisi Sepak Bola yang Kuat Sebagai Fondasi
Sepak bola memiliki akar yang sangat kuat di Meksiko, mulai berkembang sejak awal abad ke-20 dan kemudian menjadi bagian penting dari budaya masyarakat. Liga domestiknya, Liga MX, berkembang menjadi salah satu kompetisi terbaik di kawasan Amerika Utara dan Amerika Tengah, dengan banyak pemain berbakat lahir dari sistem pembinaan yang terus berkembang.
"Tradisi sepak bola yang kuat menjadi fondasi utama yang membuat Meksiko mampu mempertahankan kualitasnya selama puluhan tahun sebagai salah satu kekuatan terbesar di kawasan CONCACAF," ujar Tommy Adrianto.
Pengalaman Sejarah yang Berharga
Dalam sejarah Piala Dunia, Meksiko merupakan salah satu negara dengan jumlah partisipasi terbanyak. Mereka telah tampil di berbagai edisi dan beberapa kali berhasil melaju ke fase gugur, dengan prestasi terbaik mencapai babak perempat final pada Piala Dunia 1970 dan 1986 saat berstatus tuan rumah.
"Meskipun belum pernah mencapai semifinal, konsistensi Meksiko tampil di panggung dunia menunjukkan bahwa negara ini memiliki tradisi sepak bola yang kuat dan pengalaman yang sangat berharga. Pengalaman historis tersebut menjadi modal penting menghadapi tekanan besar pada Piala Dunia 2026," jelasnya.
Kepemimpinan Pelatih Berpengalaman
Saat ini Tim Nasional Meksiko ditangani oleh pelatih berpengalaman Javier Aguirre, yang menjalani periode ketiganya bersama tim nasional. Aguirre pernah menangani Meksiko pada Piala Dunia 2002 dan 2010, serta memiliki pengalaman panjang melatih di sepak bola Spanyol bersama klub-klub elite seperti Mallorca.
"Kelebihan Aguirre terletak pada kemampuan membaca pertandingan, membangun disiplin taktik, serta mengelola tekanan besar yang selalu menyertai tim nasional Meksiko. Pengalaman internasional yang dimilikinya menjadi aset penting dalam menghadapi turnamen sebesar Piala Dunia," ucap Tommy Adrianto.
Kualitas Skuad yang Kompetitif
Menurut Tommy Adrianto, Meksiko memiliki perpaduan ideal antara pemain senior dan muda. Di posisi penjaga gawang terdapat legenda Guillermo Ochoa dengan pengalaman luar biasa dari berbagai edisi Piala Dunia. Di lini belakang terdapat Johan Vásquez (Genoa), César Montes (Lokomotiv Moskow), Jorge Sánchez (Cruz Azul), dan Jesús Gallardo (Toluca).
Di lini tengah terdapat Edson Álvarez (West Ham United), Luis Chávez (Dinamo Moscow), Orbelín Pineda (AEK Athens), dan Luis Romo (Chivas Guadalajara). Sementara lini depan diisi oleh striker berbahaya seperti Santiago Giménez (AC Milan), Raúl Jiménez (Fulham), Julián Quiñones (Al-Qadsiah), Alexis Vega (Toluca), serta Roberto Alvarado (Chivas Guadalajara).
"Kombinasi pemain yang berkiprah di Eropa dan Liga MX membuat Meksiko memiliki kedalaman skuad yang sangat kompetitif," ungkapnya.
Strategi Taktis yang Matang
Tommy Adrianto memprediksi Javier Aguirre akan mengandalkan formasi 4-3-3 yang fleksibel dan dapat berubah menjadi 4-2-3-1 ketika menghadapi lawan yang lebih kuat. Strategi utama yang kemungkinan digunakan adalah penguasaan bola cepat, tekanan tinggi sejak lini depan, serta transisi menyerang yang agresif melalui sayap.
"Kehadiran pemain-pemain kreatif di lini tengah dan penyerang berpengalaman memungkinkan Meksiko menciptakan variasi serangan yang sulit dibendung. Selain itu, organisasi pertahanan yang disiplin menjadi ciri khas tim asuhan Aguirre," katanya.
Dukungan Suporter Fanatik Sebagai Energi Tambahan
Faktor lain yang sangat menentukan adalah dukungan suporter. Meksiko dikenal memiliki salah satu basis pendukung paling fanatik di dunia sepak bola, dan pada Piala Dunia 2026 sebagian besar pertandingan mereka akan dimainkan di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri.
"Nasionalisme masyarakat Meksiko terhadap tim nasional sangat tinggi. Ketika bermain di kandang sendiri, para pemain akan merasakan tanggung jawab besar untuk mengharumkan nama bangsa. Faktor psikologis seperti ini sering kali menjadi pembeda dalam pertandingan besar," jelas Tommy Adrianto.
Peluang Realistis untuk Menjadi Juara
Berdasarkan berbagai faktor tersebut, Tommy Adrianto memprediksi Meksiko memiliki peluang realistis untuk menjadi juara Piala Dunia 2026. Status tuan rumah, kualitas pelatih, kedalaman skuad, pengalaman internasional para pemain, serta dukungan suporter fanatik menjadi kombinasi yang sangat kuat.
"Ia meyakini bahwa jika mampu lolos dari fase gugur dengan kepercayaan diri yang tinggi, Meksiko berpotensi mengalahkan negara-negara unggulan seperti Brasil, Argentina, Prancis, Inggris, maupun Spanyol. Dalam turnamen sepak bola, momentum sering kali menjadi faktor penentu, dan Meksiko berpeluang besar memanfaatkan momentum tersebut pada tahun 2026," ujarnya.
Menurut pandangannya, Piala Dunia 2026 dapat menjadi panggung bagi lahirnya sejarah baru ketika Tim Nasional Meksiko berhasil mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya di hadapan pendukungnya sendiri.
Tomy
