Lamongan, Liputan12.com – Desa Karangbinangun, Lamongan, menunjukkan langkah proaktif dalam penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Abadi. Melalui program penggemukan sapi dan kambing, diharapkan dapat memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga masyarakat.
Keputusan untuk menjalankan program ini merupakan respons cerdas terhadap pengelolaan dana desa, yang salah satu prioritasnya adalah mendukung program ketahanan pangan nasional. Kepala Desa Karangbinangun Sugianto menegaskan bahwa motivasi utama dari program BUMDes tahun ini adalah untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, saat dikonfirmasi pada Rabu (17/1/2026).
"Saya menegaskan bahwa program yang menjadi andalan saat ini adalah penggemukan sapi dan kambing. Pilihan ini didasarkan pada potensi lokal yang ada serta kebutuhan pasar yang stabil terhadap komoditas daging," ujar Sugianto.
Menurutnya, penggemukan sapi dan kambing tidak hanya dilihat sebagai upaya mencari keuntungan semata, tetapi juga sebagai cara untuk menciptakan lapangan kerja dan memastikan ketersediaan pasokan protein hewani di tingkat lokal. Dengan demikian, warga tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berperan sebagai subjek ekonomi yang berdaya.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya lebih luas di wilayah Karangbinangun untuk memperkuat kemandirian pangan. Kampung Karangbinangun telah dikenal dengan inisiatif pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan, dan kini BUMDes hadir sebagai wadah yang lebih terstruktur serta memiliki modal untuk menjalankan proyek skala besar. Keberhasilan program ini akan menjadi tolak ukur penting bagi pengelolaan dana desa yang efektif dan transparan.
Sugianto, yang tinggal hitungan bulan untuk memasuki masa purna tugas, menyampaikan harapannya agar BUMDes dapat menjadi lokomotif ekonomi desa yang tidak hanya mengelola penggemukan sapi, tetapi juga merintis unit usaha lain di masa mendatang.
Sementara itu, Direktur BUMDes Mekar Abadi Karangbinangun mengatakan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada kolaborasi aktif antara aparat pemerintah desa, pengurus BUMDes, dan seluruh elemen masyarakat. "Motivasi bersama yang kuat ini diharapkan menular ke seluruh pengurus BUMDes agar bekerja secara profesional dan akuntabel," katanya.
Dengan berfokus pada penggemukan sapi dan kambing, Desa Karangbinangun melalui BUMDes-nya tidak hanya mengamankan ketersediaan daging bagi masyarakat, tetapi juga menanamkan semangat kewirausahaan di tengah masyarakat. Inisiatif ini membuktikan bahwa dana desa, bila dikelola dengan visi yang tepat, bisa menjadi modal sosial dan ekonomi yang sangat berharga untuk menciptakan kemandirian dan kesejahteraan di tingkat desa.
Ther

