- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemko Payakumbuh Perkuat SRIKANDI Untuk Dukung Transformasi Pemerintahan Digital

Selasa, 09 Juni 2026 | 6/09/2026 02:58:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-08T19:58:58Z

PAYAKUMBUH, Liputan12com – Pemerintah Kota Payakumbuh melakukan langkah strategis dalam memperkuat penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) untuk mendukung transformasi pemerintahan digital sekaligus mempercepat pelayanan publik melalui pengelolaan administrasi dan arsip yang lebih tertib, transparan, dan mudah ditelusuri.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Rida Ananda saat membuka Rapat Penerapan SRIKANDI di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh di Aula Jozrizal Zein, Balai Kota Payakumbuh, pada Senin (8/6/2026).

Dalam sambutannya, Rida Ananda menyampaikan bahwa optimalisasi penggunaan SRIKANDI menjadi langkah krusial dalam mendukung transformasi digital birokrasi sekaligus memastikan tata naskah dinas dan pengelolaan arsip berjalan lebih tertib, terintegrasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini diharapkan dapat membuat pelayanan kepada masyarakat berlangsung lebih cepat, efektif, dan akuntabel.

"SRIKANDI bukan sekadar aplikasi persuratan elektronik, tetapi instrumen penting untuk mewujudkan birokrasi yang modern, efektif, transparan, dan akuntabel," katanya.



Menurut dia, penerapan aplikasi tersebut memungkinkan proses administrasi pemerintahan berjalan dengan kecepatan yang lebih baik, terdokumentasi secara menyeluruh, serta memudahkan proses penelusuran dokumen sehingga mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik secara signifikan.

"Kita ingin seluruh proses administrasi pemerintahan semakin cepat, terdokumentasi dengan baik, mudah ditelusuri, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Rida juga menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Payakumbuh harus memiliki komitmen yang sama dalam mengoptimalkan pemanfaatan SRIKANDI sebagai bagian integral dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh Erwan menyampaikan bahwa pemanfaatan SRIKANDI di lingkungan Pemko Payakumbuh terus menunjukkan perkembangan yang positif. Berdasarkan data dari Dashboard Monitoring SRIKANDI per tanggal 4 Juni 2026, sebanyak 21.693 naskah telah berhasil dikelola melalui sistem tersebut, yang terdiri atas 8.741 naskah masuk, 8.589 naskah keluar, 4.275 disposisi, dan 88 berkas arsip.

Selain itu, tercatat sebanyak 75 arsip dengan status retensi permanen, 12 arsip dengan retensi musnah, serta 2.680 naskah yang telah ditindaklanjuti secara menyeluruh.

Menurut Erwan, SRIKANDI merupakan aplikasi umum berbasis elektronik yang mengintegrasikan berbagai fungsi mulai dari pengelolaan naskah dinas, arsip dinamis, persuratan, hingga disposisi dalam satu sistem digital yang terpadu.

Aplikasi ini dikembangkan melalui kolaborasi antara Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Melalui rapat ini kami ingin memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah dalam mengoptimalkan penggunaan SRIKANDI sehingga pengelolaan arsip dan administrasi pemerintahan dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel," katanya.

Erwan menjelaskan bahwa berbagai langkah konkret telah dilakukan untuk mempercepat pemanfaatan aplikasi tersebut, mulai dari penerbitan surat edaran resmi, sosialisasi pada kegiatan pengawasan kearsipan internal, pembukaan Klinik Kearsipan yang telah beroperasi sejak April 2026, pembuatan akun admin dan pengguna untuk seluruh OPD, hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga telah melaksanakan kegiatan coaching clinic bagi sejumlah perangkat daerah. Hingga saat ini, sebanyak 18 OPD telah mengikuti pendampingan intensif terkait penggunaan aplikasi tersebut.

"Kami berharap seluruh OPD dapat mengoptimalkan penggunaan SRIKANDI dalam aktivitas administrasi sehari-hari sehingga pengelolaan arsip, tata naskah dinas, dan pelayanan administrasi dapat berlangsung lebih cepat, terukur, serta terdokumentasi dengan baik," ujar Erwan.

Rapat tersebut diikuti oleh seluruh kepala OPD serta kepala subbagian umum dan kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh, yang menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung percepatan transformasi digital pemerintahan di Kota Payakumbuh.


Aldo

×
Berita Terbaru Update