- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

MPP Mini, Terobosan Baru Permudah Urusan Warga Margasari

Senin, 15 Juni 2026 | 6/15/2026 12:43:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-14T17:43:37Z

 

TEGAL, Liputan12.com - Pemerintah Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, terus memperkuat akses layanan publik bagi masyarakat melalui keberadaan Pusat Pelayanan Terpadu yang dikenal sebagai Mall Pelayanan Publik (MPP) Mini. Fasilitas yang telah beroperasi selama dua bulan ini menjadikan Margasari sebagai kecamatan ketiga di Kabupaten Tegal yang menerapkan konsep satu tempat untuk segala kebutuhan administrasi masyarakat.

Tujuan utama dari MPP Mini adalah memangkas waktu tunggu, mempercepat penyelesaian urusan administrasi, serta menjamin proses pelayanan yang transparan dan terbuka bagi seluruh warga. Camat Margasari, Erlin Trisnawati, menyampaikan bahwa keberadaan MPP Mini merupakan langkah nyata untuk mendekatkan pelayanan prima ke depan pintu masyarakat, di mana berbagai kebutuhan bisa diselesaikan tanpa harus berpindah dari satu kantor ke kantor lain.

"Selama dua bulan beroperasi, kami telah melayani beragam kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan PATEN, administrasi kependudukan, pembuatan surat keterangan seperti SKTM, proses Akta Jual Beli melalui PPATS, hingga layanan kesejahteraan sosial melalui Puskesos," ungkap Erlin saat ditemui di kantor kecamatan pada Jumat (12/6/2026).

Tak hanya itu, warga juga bisa mendapatkan bantuan dan bimbingan langsung dari petugas UPTD Pertanian untuk pengajuan BBM bersubsidi serta pupuk bagi petani. Petugas pajak juga hadir untuk memberikan layanan konsultasi perpajakan, dengan jadwal bertugas di MPP Mini sebelum melakukan kunjungan keliling ke desa, sehingga memudahkan warga maupun pelaku usaha mengurus kewajiban perpajakan pribadi maupun usaha.

"Sebelum turun ke desa, petugas pajak bertugas di sini agar siapa saja yang membutuhkan informasi atau penyelesaian urusan pajak bisa dilayani dengan mudah," tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Margasari juga berencana memperluas jenis layanan yang tersedia. Saat ini sedang disusun kerja sama agar pendaftaran dan pelayanan BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan bisa tersedia di lokasi tersebut. Rencana ini muncul sebagai tanggapan atas masukan masyarakat mengenai antrean yang cukup panjang di fasilitas kesehatan dan lembaga terkait lainnya.

"Kami ingin meringankan beban masyarakat. Jika antrean di fasilitas terkait padat, kehadiran layanan ini diharapkan menjadi solusi alternatif," jelas Erlin.

Untuk layanan perizinan kendaraan bermotor, permohonan penyediaan titik pelayanan tetap Samsat telah diajukan ke Kantor Samsat Kabupaten Tegal. Sementara itu, warga sudah bisa memanfaatkan layanan Samsat Keliling yang hadir satu kali seminggu di lingkungan Polsek Margasari.

Selama dua bulan beroperasi, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Banyak yang mengaku puas karena proses pelayanan jauh lebih cepat dan tidak memakan waktu lama. Setiap berkas yang masuk diperiksa kelengkapan dan kebenarannya di tempat sebelum diteruskan ke sistem terkait agar tidak ada hambatan di tahap selanjutnya.

Agar kualitas pelayanan tetap terjaga, seluruh pegawai kecamatan diberlakukan sistem pergantian tugas secara berkala. Dengan demikian, setiap petugas mampu menguasai berbagai jenis layanan dan tidak terikat pada satu posisi saja.

"Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa tugas kami adalah melayani masyarakat, sehingga setiap staf harus siap melayani segala kebutuhan yang ada," tegas Erlin.

Selain memudahkan urusan administrasi, Kecamatan Margasari juga ditunjuk sebagai salah satu lokasi pelaksana program Kecamatan Berdaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Salah satu sasaran utama program ini adalah ketersediaan fasilitas perlindungan dan pelayanan bagi ibu dan anak.

Pemerintah kecamatan berencana memanfaatkan gedung atau bangunan yang ada, namun akan melakukan penelaahan dan kesepakatan terlebih dahulu agar penggunaannya tepat dan layak.

"Kami masih mengkoordinasikan segala hal agar rencana ini bisa berjalan sesuai aturan dan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Untuk menciptakan suasana yang ramah keluarga, nantinya akan disediakan ruang bermain anak di sekitar area pelayanan kantor kecamatan. Sementara itu, Lapangan Wanasari juga sedang dikaji potensinya untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat. Berbagai persiapan sudah mulai digarap, dengan target seluruh rangkaian program Kecamatan Berdaya dapat berjalan optimal pada tahun 2026.


Penulis : Ag

×
Berita Terbaru Update