- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Masuk Program Strategis Nasional, Revitalisasi Pasar Beringin Sungai Penuh Senilai Rp.46,8 Miliar Dikebut

Sabtu, 27 Juni 2026 | 6/27/2026 06:10:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-27T11:10:33Z

Sungai PenuhLiputan12.com -- Proyek revitalisasi Pasar Beringin Jaya di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang termasuk dalam Program Strategis Nasional (PSN) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), terus menunjukkan perkembangan positif. Pembangunan fasilitas publik ini ditargetkan mampu memulihkan dan menggeliatkan roda perekonomian masyarakat di kawasan paling barat Provinsi Jambi.

Mega proyek yang sempat tertunda pada tahun 2024 resmi mulai dikerjakan sejak pertengahan Oktober 2025. Memasuki pertengahan tahun 2026, progres pembangunan dilaporkan berjalan signifikan untuk mengejar target penyelesaian tepat waktu.

 

Didanai APBN, Nilai Kontrak Sekitar Rp46,8 Miliar

Pembangunan Pasar Beringin Jaya didanai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025-2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp46.827.962.400,- (sekitar Rp46,8 miliar). Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Cimendang Sakti Kontrakindo asal Bekasi, Jawa Barat.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). "Kami mohon dukungan dari Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga bisa selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh para pedagang," ujarnya pada Jumat (25/06/2026).

 

Konsep Modern, Fasilitas lebih Tertata

Revitalisasi ini tidak hanya memperbaiki struktur bangunan lama, melainkan melakukan transformasi total dengan konsep pasar modern. Pasar baru dirancang sebagai bangunan bertingkat dengan fasilitas penunjang yang memadai, termasuk area parkir yang lebih tertata untuk mengurai kemacetan di pusat kota.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sungai Penuh, Jumadil, menyampaikan bahwa perluasan fungsi pasar akan mampu menampung berbagai klaster pedagang dalam satu zonasi terintegrasi. "Setelah rampung, Pasar Beringin akan menampung pedagang lama, pedagang kuliner dari kawasan Minum Kawo Square (MKS) yang direncanakan menempati lantai dua, serta para pedagang yang sebelumnya terfragmentasi di sekitar area terminal," jelasnya.

Langkah ini menjadi jawaban atas keluhan para pedagang terkait penurunan omzet akibat lokasi berjualan sementara yang kurang strategis. Selama proses konstruksi yang diperkirakan satu tahun, para pedagang telah direlokasi ke kios penampungan sementara yang disiapkan pemerintah daerah.

 

Pengawasan Ketat, Transparansi Dijamin

Mengingat besarnya anggaran dari pusat, proyek ini mendapat pengawasan ketat dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Komisi II DPRD setempat terus berkoordinasi dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jambi serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jambi untuk memastikan akuntabilitas dan mutu bangunan sesuai standar nasional.

Bahan-bahan sisa bongkaran bangunan lama yang bernilai ekonomis telah didata secara resmi untuk dilelang, dengan seluruh hasilnya akan disetorkan ke kas daerah sebagai tambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sungai Penuh.

Dengan wajah baru yang lebih bersih, modern, dan representatif, Pasar Beringin Jaya diproyeksikan tidak hanya menjadi pusat transaksi jual-beli, melainkan juga simbol kebangkitan ekonomi kerakyatan sekaligus ikon baru tata kota Sungai Penuh yang lebih maju.

 

 Jemi

×
Berita Terbaru Update