- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pengusaha Besi Tua Asmat & Ruqyah Adilan Santunan Anak Yatim di Hari 1 Muharram

Rabu, 24 Juni 2026 | 6/24/2026 09:15:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-24T14:15:55Z

SurabayaLiputan12.com -- Seorang pengusaha besi tua asal Madura, Bapak Asmat beserta Ibu Ruqyah yang tinggal di Surabaya, mengadakan acara santunan anak yatim dan duafa dalam rangka memperingati 1 Muharram 1448 H. Acara yang berlangsung di kediaman mereka di Jalan Kedinding Tengah Baru No. 1X, RT 9 RW 2, Surabaya tersebut menghadirkan sekitar 80 anak yatim serta janda-janda tua yang berasal dari Kabupaten Sampang, khususnya Kecamatan Kedungdung, dengan sebagian besar merupakan santri dari Pondok Pesantren Nurul Hidayah.

Dalam acara yang penuh kehangatan tersebut, Bapak Asmat menyampaikan pesan yang menyentuh hati kepada seluruh hadirin. "Hidup ini lebih indah bila kita bisa berbagi. Yuk, jadikan hari mereka lebih cerah dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan mereka yang membutuhkan," ujar Bapak Asmat yang dikenal ramah dan selalu peduli terhadap sesama.

Sebagai orang asal Madura yang telah menetap di Surabaya cukup lama, Bapak Asmat dan Ibu Ruqyah merasa memiliki tanggung jawab untuk terus terhubung dengan tanah kelahirannya dan membantu saudara-saudara yang ada di sana. Mereka sengaja mengundang anak yatim dari daerah Sampang Kedungdung agar merasakan kasih sayang dan dukungan dari sesama saudara yang tinggal di kota besar.



"Kita tidak boleh melupakan akar kita. Anak-anak yatim di kampung halaman kita juga berhak mendapatkan perhatian dan dukungan agar bisa meraih masa depan yang lebih baik," tambah Ibu Ruqyah yang turut aktif dalam menyusun acara santunan ini.

Para anak yatim yang datang membawa wajah bahagia dan penuh harapan. Mereka tidak hanya menerima bantuan berupa uang tunai dan paket sembako, tetapi juga berbagai perlengkapan sekolah seperti buku tulis, tas sekolah, dan alat tulis yang sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas belajar mereka. Selain itu, janda-janda tua yang hadir juga mendapatkan bantuan berupa sembako dan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu pengurus Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang turut hadir menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bapak Asmat dan Ibu Ruqyah. "Santunan ini sangat berarti bagi anak-anak yatim kita. Bukan hanya membantu secara materi, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi mereka untuk terus belajar dan meraih cita-cita," ujarnya.



Acara berlangsung dengan suasana yang penuh kekeluargaan. Para hadirin bersama-sama membaca doa setelah penyerahan bantuan, memohon agar segala kebaikan yang dilakukan mendapatkan balasan yang baik dari Allah SWT, serta berharap anak yatim dan duafa yang menerima bantuan dapat diberikan kelancaran dan kemudahan dalam menjalani hidup.

Bapak Asmat dan Ibu Ruqyah berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan baik seperti ini secara berkala, baik bagi anak yatim di daerah asal mereka maupun di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka di Surabaya. Mereka berharap tindakan kecil yang mereka lakukan dapat menginspirasi orang lain untuk juga peduli dan berbagi dengan sesama yang membutuhkan.


Redaksi 

×
Berita Terbaru Update