Kota Tegal – Liputan12.com -- Pemerintah Kota Tegal menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sekaligus penyaluran bantuan pangan bergizi di Pendopo Kecamatan Tegal Timur, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menyediakan sebanyak 1.000 paket pangan murah dan 300 paket bantuan gizi kepada kelompok sasaran khusus, sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
Wali Kota Tegal dalam sambutannya mengatakan bahwa ketahanan pangan dan pemenuhan gizi merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses terhadap pangan yang aman, bergizi, dan terjangkau di tengah dinamika harga pangan yang sering berfluktuasi.
“Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kota Tegal berupaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Kita harus memastikan bahwa setiap keluarga di Kota Tegal dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka tanpa kesulitan ekonomi yang berlebihan,” ujar Wali Kota Tegal.
Paket Pangan Murah dengan Harga Terbaik
Sebanyak 1.000 paket pangan murah yang disediakan berisi beras premium dan minyak goreng, yang diperoleh melalui subsidi harga dari sinergi antara Pemerintah Kota Tegal, Bank Indonesia, Bank Jateng, dan Bulog. Paket yang memiliki harga normal Rp90.000 dijual dengan harga khusus sebesar Rp80.000 untuk pembayaran tunai dan Rp75.000 bagi yang menggunakan transaksi QRIS, memberikan keuntungan lebih bagi masyarakat yang bertransaksi secara digital.
Selain paket utama tersebut, masyarakat juga dapat membeli berbagai komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau, antara lain beras SPHP, Minyak Kita, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam ras, serta daging ayam ras. Semua komoditas tersebut disiapkan dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat yang datang pada hari kegiatan.
Bantuan Gizi untuk Ibu Hamil dan Balita
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Tegal juga menyerahkan bantuan dalam rangka Gerakan Minum Susu dan Makan Telur Itik (GERIMISMATIK) serta Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting. Sebanyak 300 paket bantuan pangan bergizi disalurkan kepada tiga kelompok sasaran, yaitu 100 ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), 100 balita berisiko stunting, dan 100 paket olahan pangan berbahan dasar ikan bagi ibu hamil KEK.
“Melalui program ini, kita berupaya memastikan bahwa ibu dan anak memperoleh asupan gizi yang cukup, karena investasi terbaik suatu daerah sesungguhnya adalah investasi pada kesehatan dan kualitas generasi mudanya. Kita ingin generasi mendatang Kota Tegal tumbuh sehat dan cerdas,” jelasnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tegal, Cucuk Daryanto, menjelaskan bahwa bantuan GERIMISMATIK berupa susu dan telur itik diberikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil KEK dan balita berisiko stunting. Sementara itu, bantuan GEMARIKAN berupa olahan pangan berbahan dasar ikan seperti bandeng gepuk dan fish jelly disalurkan khusus untuk ibu hamil KEK guna meningkatkan asupan protein hewani yang berkualitas.
“Data penerima bantuan kami peroleh melalui koordinasi erat dengan Dinas Kesehatan Kota Tegal dan telah melalui proses verifikasi serta validasi oleh masing-masing kelurahan agar tepat sasaran. Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap pada tanggal 24 hingga 26 Juni 2026 di empat kecamatan, yaitu Tegal Timur, Tegal Selatan, Margadana, dan Tegal Barat,” ujar Cucuk Daryanto.
Wali Kota Tegal mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah bersinergi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta mendukung program peningkatan gizi masyarakat. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk membiasakan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman, guna mendukung terwujudnya generasi Kota Tegal yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Ag


