- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Buka Muskab Gow, Bupati Tegal Komitmen Tingkatkan Hibah untuk Program Perempuan Berdampak

Kamis, 25 Juni 2026 | 6/25/2026 01:25:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-06-25T06:25:14Z

Slawi, Liputan12.com -- Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan dukungan hibah bagi Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tegal. Komitmen ini disampaikan saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) GOW Kabupaten Tegal di Gedung PKK Kabupaten Tegal, Rabu (24/06/2026), dengan tujuan memperkuat pelaksanaan program-program yang memberikan manfaat bagi perempuan dan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bupati Ischak menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi wanita yang selama ini aktif berperan dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, GOW memiliki peran strategis dan menjadi mitra penting pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong kemajuan masyarakat secara keseluruhan.

“GOW adalah wadah bagi perempuan yang bermartabat dan menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Perempuan tidak hanya berperan penting di dalam lingkup keluarga, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan dan pembangunan di lingkungan masyarakat,” ujar Ischak.


Menanggapi aspirasi pengurus GOW terkait keberlanjutan operasional organisasi, Bupati Ischak menginstruksikan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal dan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal proses pengajuan hibah agar dapat dianggarkan secara optimal dan berkelanjutan. Ia juga menetapkan target bahwa alokasi hibah bagi GOW dapat ditingkatkan menjadi minimal Rp200 juta pada tahun anggaran mendatang.

“Dukungan anggaran yang memadai sangat diperlukan agar program kerja organisasi perempuan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Saat ini GOW telah menaungi sekitar 30 organisasi wanita yang aktif bergerak di berbagai bidang pembangunan daerah,” jelasnya.

 

Perpindahan Sekretariat untuk Keuntungan Masyarakat

Selain menyampaikan dukungan terhadap penguatan organisasi perempuan, Bupati Ischak juga menjelaskan terkait rencana perpindahan sekretariat GOW dan Dharma Wanita Persatuan (DWP). Menurutnya, pengalihan gedung tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan Kantor Imigrasi baru di Kabupaten Tegal, yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus keperluan perjalanan luar negeri.

“Ibu-ibu harus bangga, karena dengan keikhlasan menyumbangkan fasilitas sekretariat, kini masyarakat Kabupaten Tegal tidak perlu lagi pergi jauh-jauh ke luar daerah untuk mengurus paspor, baik untuk keperluan ibadah umrah maupun perjalanan bisnis atau wisata ke luar negeri. Ini adalah kontribusi nyata dari GOW untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih dekat dengan masyarakat,” katanya.

 

Peran Keluarga dalam Mencegah Penyalahgunaan Obat Keras

Pada kesempatan yang sama, Bupati Ischak juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam menghadapi maraknya penyalahgunaan obat keras jenis Tramadol yang mulai menyasar kalangan remaja usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Menurutnya, keluarga menjadi benteng utama dalam mencegah anak-anak terjerumus pada perilaku berisiko, terutama di tengah perkembangan media sosial yang semakin kompleks dan sulit diawasi.

“Anak-anak hanya menghabiskan waktu sekitar enam hingga tujuh jam di sekolah, sisanya mereka berada di rumah bersama keluarga. Peran ibu sangat krusial untuk menciptakan suasana rumah yang nyaman dan hangat, mengajak anak-anak untuk berkomunikasi secara terbuka, serta secara aktif memantau perkembangan mereka agar tidak tergoda mencari pelarian negatif ke luar rumah,” tegasnya.

 

Muskab Sebagai Forum Evaluasi dan Perencanaan Strategis

Ketua GOW Kabupaten Tegal periode berjalan, Alfiyah, menjelaskan bahwa Muskab merupakan forum tertinggi organisasi yang bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja selama lima tahun terakhir, merumuskan langkah strategis pengembangan organisasi ke depan, serta memilih kepengurusan baru yang akan memimpin GOW dalam periode mendatang.

Muskab tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kapasitas dan Kemandirian Perempuan Menuju GOW Berdaya dan Berdampak”, yang menjadi landasan bagi GOW dalam memperkuat kontribusi perempuan terhadap pembangunan daerah. Alfiyah mengungkapkan bahwa seluruh program kerja GOW tetap dapat terlaksana dengan baik meskipun organisasi sempat menghadapi dinamika terkait anggaran, yang tidak lepas dari kerja sama dan gotong royong seluruh pengurus serta organisasi anggota.

“Kami berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan ini dengan lebih baik lagi, serta mampu membawa GOW Kabupaten Tegal menjadi organisasi yang lebih mandiri dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Perwakilan panitia pelaksana, Mufriya, turut menyampaikan apresiasi atas pencairan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tegal pada tahun ini. Dukungan tersebut memungkinkan pelaksanaan Muskab yang sempat tertunda sejak Desember 2025 dapat berjalan dengan lancar tanpa harus memungut biaya dari para anggota organisasi.

Muskab GOW Kabupaten Tegal dihadiri oleh perwakilan dari 29 organisasi wanita aktif di Kabupaten Tegal, antara lain Dharma Wanita Persatuan (DWP), Muslimat NU, Fatayat, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK), Aisyiyah, Wanita Kristen, Wanita Katolik, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dan Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI).


Ag

×
Berita Terbaru Update