- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Untuk Menjaga Stabilitas Pasokan Dan Harga Pangan Jelang Idul Adha, Pemko Payakumbuh Gelar Pangan Murah

Rabu, 20 Mei 2026 | 5/20/2026 09:47:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-20T14:56:21Z
Berbagai Komoditas Disediakan Dibawah Harga Pasar, Masyarakat Antusias Membeli

PAYAKUMBUH, Liputan12com – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Payakumbuh Timur pada Rabu (20/05/2026) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, yang mewakili Wali Kota Zulmaeta, menyampaikan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan pokok cenderung meningkat menjelang hari besar keagamaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memastikan masyarakat Kota Payakumbuh tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

“Kita telah menyiapkan sejumlah komoditas pangan strategis dengan harga terjangkau guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Iduladha. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk memastikan semua lapisan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang,” ujar Elzadaswarman.


Ia menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga pangan, mengendalikan inflasi daerah, serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat. “Kita mengajak seluruh pihak, mulai dari distributor, Bulog, pelaku usaha pangan, kelompok tani, hingga masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas pasokan dan tidak melakukan panic buying. Kita pastikan pasokan cukup sehingga tidak perlu khawatir kekurangan,” katanya.

Selain itu, Elzadaswarman juga mengimbau masyarakat agar mulai menerapkan pengelolaan pangan rumah tangga secara bijak, mengurangi pemborosan, serta memanfaatkan pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan di pasaran guna memastikan kondisi daerah tetap aman dan kondusif menjelang Iduladha.


“Kita juga mewaspadai dampak anomali iklim yang diperkirakan dapat memengaruhi produksi pertanian serta distribusi sejumlah komoditas pangan strategis. Oleh karena itu, langkah preventif seperti ini sangat penting untuk dilakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut pemerintah menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang jauh di bawah harga pasar saat ini.

“Kami menyediakan beras lokal Anak Daro sebanyak 3,5 ton dalam kemasan 10 kilogram dengan harga Rp140 ribu per kemasan. Selain itu, tersedia pula beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 100 kilogram dengan harga Rp63 ribu per kemasan,” jelas Edvidel.

Untuk komoditas hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan menyediakan cabai merah sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp30 ribu per kilogram dan bawang merah sebanyak 297 kilogram dengan harga Rp25 ribu per kilogram. “Selain itu, gula pasir disediakan sebanyak 300 kilogram dengan harga Rp15 ribu per kilogram. Kemudian telur ayam sebanyak 300 lapiak dijual dengan harga Rp40 ribu per lapiak, serta minyak goreng sebanyak 300 liter dalam kemasan dua liter dengan harga Rp30 ribu per kemasan,” tambahnya.

Edvidel menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan ketersediaan bahan pangan pokok tetap aman dan stabil. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pagi hari, di mana warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut diperuntukkan bagi seluruh masyarakat Kota Payakumbuh dengan syarat menunjukkan fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) sebagai bukti domisili saat melakukan pembelian. Pemerintah juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.


Penulis : Aldo

×
Berita Terbaru Update