![]() |
| Program Sinergi TNI-Pemerintah-Masyarakat Berhasil Selesaikan Pembangunan dengan Anggaran Rp288 Juta |
KOTA TEGAL, Liputan12com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 Kota Tegal resmi ditutup melalui upacara yang berlangsung meriah di Halaman GOR Wisanggeni Kota Tegal pada Kamis (21/05/2026). Acara dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kota Tegal, unsur TNI, jajaran Pemerintah Daerah, serta ratusan masyarakat, termasuk Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.
Inspektur Upacara dan Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat Ferdiantono membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Achiruddin, yang menyampaikan bahwa TMMD merupakan bentuk sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah.
"Program TMMD kali ini mengusung tema ‘TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa’ yang menekankan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi utama dalam pembangunan nasional. Melalui kerja sama yang erat, kita dapat mewujudkan pembangunan yang merata dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Rachmat.
Dalam amanat tersebut juga disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyelesaikan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik TMMD. Selain itu, juga disampaikan harapan agar hasil pembangunan yang telah diselesaikan dapat terus dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam jangka panjang.
Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap II TA 2026 sekaligus Danramil 02/Tegal Timur Kodim 0712/Tegal, Kapten Arm Tarsono, menjelaskan bahwa kegiatan TMMD kali ini difokuskan di Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal. Pelaksanaan program berlangsung selama satu bulan, mulai dari tanggal 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan total anggaran sebesar Rp288.760.200 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah serta APBD Kota Tegal.
Plt. Lurah Slerok Arlin Yuliarso menyampaikan bahwa sasaran fisik TMMD difokuskan pada pembangunan saluran air yang sangat dibutuhkan masyarakat, berupa pemasangan U-Ditch dan penutup saluran di wilayah Jalan Antaboga serta Jalan Nakula Gang 1, Gang 3, dan Gang 5.
"Pembangunan di Jalan Antaboga merupakan pembuatan saluran baru karena sebelumnya belum tersedia sarana drainase yang memadai, sedangkan pekerjaan di Jalan Nakula dilakukan dalam bentuk normalisasi saluran yang sudah ada untuk meningkatkan kapasitas drainasenya," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD di Kelurahan Slerok. "Kami menyampaikan apresiasi atas kerja sama semua pihak yang telah membuat TMMD berjalan lancar dan berhasil diselesaikan. Semoga apa yang sudah dibangun bisa bersama-sama kita rawat dan memberikan manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat di Kelurahan Slerok," ujar Plt. Lurah Slerok.
Pada momen upacara penutupan, Komandan Kodim 0712/Tegal secara simbolis menyerahkan hasil pekerjaan pembangunan TMMD kepada Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sebagai perwakilan pemerintah daerah.
Selain pembangunan fisik berupa saluran air, program TMMD juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, antara lain penyuluhan wawasan kebangsaan, pendidikan bela negara, pencegahan kenakalan remaja dan bahaya narkoba, penyuluhan kesehatan serta penanganan stunting, hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan ekonomi dan kesejahteraan lokal.
Penulis : Ag




