![]() |
| Warga Hampir Serang Pelaku, Keadaan Diredam Sesepuh Desa Sebelum Petugas Polisi Tiba |
SAMPANG, Liputan12com – Seorang pria berinisial M yang bekerja sebagai penjual sayur keliling atau yang dikenal warga dengan sebutan jobolonjo diamankan oleh warga dan pihak kepolisian setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas berinisial R. Kejadian terjadi di Desa Bepelle, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, dengan penangkapan pelaku dilakukan pada Sabtu sore (23/05/2026) saat ia sedang berkeliling menjajakan dagangannya di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku yang merupakan warga asal Desa Batu Poro Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, diketahui telah melakukan perbuatan terduga tersebut yang kemudian diketahui oleh warga sekitar. Kejadian ini sempat memicu kemarahan masyarakat setempat yang mengetahui peristiwa tersebut. Ketika pelaku tertangkap tangan, massa yang geram nyaris menyerangnya secara fisik, namun situasi yang tegang tersebut berhasil diredam dan dikendalikan oleh para sesepuh desa serta tokoh masyarakat setempat, sehingga tidak berkembang menjadi keributan yang lebih besar.
"Pelaku sudah kami amankan bersama warga sekitar, dan di hadapan kami dia sudah mengakui semua perbuatannya yang tidak terpuji itu. Kami berusaha menjaga agar keadaan tetap terkendali agar tidak terjadi tindakan yang tidak diinginkan," ungkap salah satu warga yang terlibat dalam pengamanan pelaku sebelum kedatangan petugas kepolisian.
Sebelum penangkapan dilakukan, kasus ini sudah dilaporkan oleh pihak keluarga korban dan masyarakat setempat ke pihak berwajib pada Kamis (21/05/2026). Berdasarkan laporan tersebut, tim penyidik kepolisian melakukan proses penelusuran dan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menemukan dan mengamankan pelaku saat ia sedang melakukan aktivitas dagangannya berkeliling menjajakan sayur.
Setelah situasi kondusif, petugas dari Kepolisian Resor Sampang segera tiba di lokasi dan membawa pelaku ke Markas Polres Sampang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Saat ini, tim penyidik tengah melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, korban, serta saksi-saksi yang terkait. Pihak kepolisian juga mengumpulkan berbagai alat bukti yang diperlukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum kasus ini dijadwalkan masuk ke tahap proses hukum selanjutnya.
Warga setempat mengungkapkan harapan agar kasus ini dapat diproses secara tegas dan adil sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Mereka berharap tindakan hukum yang diambil dapat memberikan rasa keadilan bagi korban dan juga menjadi contoh bagi masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang kembali di wilayah tersebut.
Penulis : @gus mandie

