![]() |
| Pelaku AG alias Menggeng diduga dalam kondisi mabuk saat menyerang dua korban di Kabupaten Jepara |
JEPARA, Liputan12.com – Sebuah peristiwa mengerikan mengguncang masyarakat Kabupaten Jepara setelah seorang pria berinisial AG alias Menggeng diduga melakukan pembacokan terhadap dua orang di lokasi yang berbeda hanya dalam waktu satu malam. Peristiwa ini terjadi pada Selasa malam (05/05/2026) dan kini sedang dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian Polres Jepara.
Kasatreskrim Polres Jepara AKP M. Faizal Wildan Umar Rela mengungkapkan bahwa pelaku diduga dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi nekat tersebut. Pelaku berinisial AG, warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kalinyamatan, melakukan serangan di dua lokasi yang berbeda hanya dalam selang waktu singkat.
Korban pertama adalah Sandi Alamsyah (35) warga Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, saat pelaku datang bersama rekannya mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih. Tanpa pemberitahuan atau perbincangan, pelaku tiba-tiba mengayunkan sebilah parang ke arah korban dan mengenai bagian tangan kiri korban.
"Antara korban dan pelaku sudah saling kenal. Diduga karena pengaruh minuman keras, pelaku melakukan tindakan tersebut," jelas AKP Wildan.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek pada tangan kirinya dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Setelah melakukan serangan pertama, pelaku bersama rekannya pergi ke arah Kalinyamatan dan sempat mengejar seorang pria tak dikenal hingga memasuki wilayah Desa Manyargading.
Sekitar pukul 23.30 WIB, aksi pembacokan kembali terjadi. Rico Restya Aji (23) warga Desa Manyargading RT 03 RW 01 menjadi korban kedua. Pada saat itu, korban sedang duduk bersama teman-temannya di depan rumah warga ketika pelaku datang membawa parang sambil mencari seseorang.
Rico mencoba melerai situasi, namun justru menjadi target serangan pelaku yang langsung membacok bagian kaki kanannya. "Pelaku langsung membacok korban mengenai bagian kaki kanan di bawah lutut," ungkap Kasatreskrim.
Korban kedua mengalami luka robek sepanjang sekitar 6 cm dan telah mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Setelah melakukan dua kali serangan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
"Saat ini kami telah menerima laporan dari kedua korban dan sedang melakukan penyelidikan serta upaya pencarian terhadap pelaku. Tim penyidik kami sedang bekerja keras untuk menemukan jejak pelaku," ujar AKP Wildan.
Peristiwa ini menyebabkan kegaduhan dan kekhawatiran di kalangan warga Kecamatan Kalinyamatan dan Welahan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada malam hari, serta segera melaporkan setiap informasi terkait pelaku kepada pihak berwenang.
HMS GN.lip12
