![]() |
| Sosialisasi P4GN melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran zat terlarang |
Labuhanbatu, Liputan12.Com – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bekerja sama erat dengan Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Labuhanbatu memperkuat komitmen bersama dalam pemberantasan narkotika melalui kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar pada Rabu (07/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor Pemkab Labuhanbatu ini melibatkan berbagai unsur penting termasuk pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparatur desa sebagai langkah bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Labuhanbatu.
Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.KM yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Ir. Hasan Heri Rambe menegaskan bahwa persoalan narkotika adalah masalah yang kompleks yang tidak dapat ditangani hanya oleh aparat penegak hukum semata. Menurutnya, kolaborasi yang erat dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari pengaruh zat terlarang.
“Perjuangan melawan narkoba membutuhkan kolaborasi aktif dari semua lapisan masyarakat. Tidak hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab bersama kita semua untuk melindungi generasi muda. Pemkab Labuhanbatu berkomitmen sepenuhnya untuk mendukung program P4GN agar anak-anak kita tumbuh dengan sehat, cerdas, dan terbebas dari pengaruh zat terlarang yang dapat merusak masa depan mereka,” ujarnya dalam sambutan pembuka acara.
Dalam sesi sosialisasi yang sangat penting ini, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto, S.H., M.H. memberikan pemahaman mendalam kepada peserta terkait dengan maraknya New Psychoactive Substances (NPS) atau narkotika jenis baru yang kini banyak beredar dengan kemasan yang sangat terselubung. Menurutnya, bentuk kemasan yang semakin canggih ini menjadi tantangan baru dalam upaya pemberantasan narkoba.
“Narkotika modern saat ini tidak lagi mudah dikenali seperti bentuknya yang tradisional. Banyak di antaranya yang disamarkan dalam bentuk produk sehari-hari seperti cairan vape, suplemen kesehatan yang tidak resmi, hingga bahkan dalam bentuk permen yang sangat mudah menarik perhatian anak muda. Dampak yang ditimbulkan justru lebih berbahaya karena dapat merusak fungsi otak dan kondisi mental penggunanya secara permanen,” tegas AKP Hardiyanto dengan nada yang penuh perhatian.
Selain memberikan edukasi terkait jenis-jenis narkotika dan dampak buruknya bagi kesehatan fisik dan mental, pihak kepolisian juga menjelaskan secara rinci tentang ancaman pidana yang akan diterima oleh mereka yang terlibat dalam pengedaran dan penyalahgunaan narkotika sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak hanya itu, juga dijelaskan pentingnya proses rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba agar dapat kembali pulih dan berguna bagi masyarakat.
Masyarakat juga diajak untuk aktif berperan sebagai “mata dan telinga” bagi aparat penegak hukum dengan segera melaporkan setiap dugaan aktivitas peredaran atau penyalahgunaan narkotika yang terlihat di lingkungan sekitar. Untuk memudahkan pelaporan, pihak kepolisian menyampaikan nomor kontak darurat serta alamat kantor yang dapat dihubungi kapan saja.
Kegiatan sosialisasi berlangsung sangat interaktif dengan antusiasnya peserta dalam mengikuti setiap paparan materi. Pada sesi penutup, dilaksanakan sesi tanya jawab yang hangat dimana para peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan serta membahas langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran narkoba di berbagai tingkat, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat luas.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berharap bahwa melalui sosialisasi P4GN kali ini dapat melahirkan banyak agen perubahan yang siap menyebarluaskan kesadaran tentang bahaya narkotika ke setiap pelosok wilayah Labuhanbatu. Tujuan utama dari seluruh upaya ini adalah untuk menyelamatkan generasi muda dari jerat bahaya narkotika dan menciptakan Kabupaten Labuhanbatu yang lebih sehat, aman, dan makmur.
Penulis : Rnl


