- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

OKNUM KYAI PEMDIRI PONDOK PESANTREN PATI YANG DUGAANNYA CABULI SANTRIWATI, BERHASIL DITANGKAP SETELAH PELARIAN LINTAS KOTA

Kamis, 07 Mei 2026 | 5/07/2026 12:41:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-07T05:41:10Z

 
Tersangka Ashari diamankan di Wonogiri, kasus mencuat setelah ada laporan dugaan tindakan asusila terhadap puluhan santriwati di bawah umur
 
Pati, liputan12.com – Oknum kyai pendiri Pondok Pesantren Ndolo Kusumo Desa Tlogosari, Kecamatan Telogowungu, Kabupaten Pati, Ashari (52), yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap puluhan santriwati di bawah umur, berhasil ditangkap oleh tim gabungan kepolisian pada Kamis (07/05/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Kabupaten Wonogiri. Penangkapan dilakukan setelah tersangka sempat kabur dan berpindah-pindah kota untuk menghindari pengejaran dari aparat.
 
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polresta Pati dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah setelah lokasi persembunyian tersangka berhasil terendus melalui penyelidikan yang intensif. Kasus ini telah menarik perhatian publik luas karena melibatkan sosok yang selama ini dikenal sebagai tokoh agama sekaligus pendiri pondok pesantren.
 
Sebelum berhasil ditangkap, informasi dari pihak kepolisian menunjukkan bahwa tersangka sering berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran. Ia sempat berada di beberapa daerah mulai dari Kudus, Bogor, Jakarta, hingga Solo sebelum akhirnya bersembunyi di Wonogiri. Pelarian lintas kota dilakukan secara diam-diam untuk menghilangkan jejak, namun tim penyidik yang terus mengejar berhasil mengumpulkan informasi tentang keberadaan terakhirnya.
 
Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, mengonfirmasi kronologi penangkapan tersebut. Menurutnya, proses pengejaran dilakukan sejak beberapa hari setelah tersangka tidak memenuhi panggilan untuk pemeriksaan sebagai tersangka.
 
“Kami melakukan pengejaran sejak tanggal 4 Mei 2026. Pelaku sempat berpindah-pindah tempat dari Kudus, Bogor, Jakarta, hingga Solo, dan akhirnya berhasil diamankan di Wonogiri,” ujarnya.
 
Pengejaran dan penangkapan dilakukan secara cepat setelah lokasi persembunyian terdeteksi. Aparat bergerak pada dini hari untuk mengantisipasi kemungkinan tersangka melarikan diri lagi. Tanpa adanya perlawanan, Ashari berhasil ditangkap dan langsung dibawa ke Mapolresta Pati untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
 
"Alhamdulillah sudah tertangkap dan saat ini sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut. Kami memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku," ujar Kompol Dika.
 
Kasus ini muncul setelah ada laporan dugaan tindakan asusila yang menimpa puluhan santriwati di bawah umur di lingkungan Pondok Pesantren Ndolo Kusumo. Peristiwa tersebut diduga telah terjadi lama sebelum akhirnya terungkap dan dilaporkan. Setelah melalui proses penyelidikan, kepolisian menetapkan Ashari sebagai tersangka. Namun, ketika diminta hadir untuk pemeriksaan lanjutan pada tanggal 04/05/2026, tersangka tidak datang sehingga pihak kepolisian melakukan pencarian secara intensif hingga akhirnya berhasil menangkapnya di Wonogiri.
 
Hingga saat ini, tim penyidik masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk melakukan penyelidikan terkait kemungkinan adanya korban lain serta mengungkap modus kejahatan yang terjadi di lingkungan pondok pesantren. Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini menjadi prioritas penanganan, mengingat korban diduga merupakan anak di bawah umur dan peristiwa tersebut terjadi di lingkup lembaga pendidikan agama.


Penulis : Gun. Lip12


×
Berita Terbaru Update