- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pasar Ibuh Barat Akan Dibangun, Walikota Zulmaeta Pastikan Seluruh Pedagang Tetap Mendapat Ruang Berjualan

Jumat, 08 Mei 2026 | 5/08/2026 09:31:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-08T14:31:00Z
Tidak ada penggusuran atau relokasi, pemerintah akan manfaatkan lahan kosong sekitar selama proses pembangunan

PAYAKUMBUH, Liputan12.com – Kekhawatiran yang muncul di kalangan pedagang terkait rencana penataan dan pembangunan Pasar Ibuh Barat mendapatkan jawaban yang pasti langsung dari Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat melakukan kunjungan peninjauan langsung ke lokasi pasar pada hari Jumat (08/05/2026). Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan melakukan tindakan penggusuran terhadap para pedagang dan memastikan setiap pedagang tetap memperoleh ruang berjualan yang layak selama proses pembangunan berlangsung.

“Tidak akan ada penggusuran bagi para pedagang yang kini berjualan di Pasar Ibuh Barat. Pemerintah akan melakukan optimalisasi terhadap lahan-lahan kosong yang berada di sekitar kawasan pasar agar aktivitas perdagangan tetap dapat berjalan dengan lancar tanpa mengganggu proses pembangunan,” jelas Wako Zulmaeta saat berada di lokasi Pasar Ibuh.



Dalam kunjungan peninjauan tersebut, Wali Kota didampingi oleh sejumlah pejabat penting termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Rida Ananda, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) M. Faizal, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Dewi Novita, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Devitra, serta seluruh jajaran Bidang Pasar dari Dinas Koperasi dan UKM.

Menurut Zulmaeta, kunjungan langsung ini sengaja dilakukan untuk berdialog secara terbuka dengan para pedagang agar tidak muncul informasi simpang siur atau kabar tidak pasti terkait rencana penataan pasar. Komunikasi yang transparan dan langsung dengan para pemangku kepentingan dianggap sangat penting untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan dengan baik dan dipahami bersama oleh seluruh masyarakat, terutama para pedagang yang menjadi pihak paling terdampak.

“Saya ingin mendengar langsung aspirasi dari para pedagang secara langsung, sehingga tidak ada kesalahpahaman atau informasi yang tidak benar yang beredar. Setiap masukan dan keluhan yang disampaikan akan menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota dalam menyusun rencana pembangunan yang terbaik,” ucapnya.

Wali Kota menjelaskan bahwa Pemko Payakumbuh akan memprioritaskan pemanfaatan lahan kosong yang ada di sekitar kawasan Pasar Ibuh Barat, sehingga tidak akan ada kebijakan relokasi bagi para pedagang. Dengan pendekatan ini, para pedagang tetap dapat menjalankan aktivitas usahanya di sekitar lokasi yang sudah mereka tempati selama ini, bahkan ketika proses pembangunan sedang berlangsung.

Lebih dari itu, Zulmaeta juga memberikan jaminan bahwa seluruh pedagang yang saat ini berjualan dan telah tercatat dalam data resmi di Dinas Koperasi dan UKM akan secara pasti memperoleh tempat berjualan di lokasi pasar baru yang akan dibangun pemerintah. Tidak ada satu pun pedagang terdata yang akan ditinggalkan atau tidak terfasilitasi.

“Kita sudah memiliki data lengkap mengenai para pedagang yang beroperasi di Pasar Ibuh Barat. Nantinya, setiap pedagang yang terdata tersebut akan mendapatkan tempat yang layak di pasar baru. Kami menjamin tidak akan ada satu orang pun yang tidak mendapatkan fasilitas yang sesuai,” tegasnya.

Menurut Zulmaeta, rencana penataan Pasar Ibuh Barat tidak hanya bertujuan untuk memperbaiki kondisi infrastruktur pasar yang sudah mulai tua, tetapi juga untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman dan kondusif baik bagi para pengunjung maupun pedagang. Diharapkan pasar yang lebih tertata dan modern ini akan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar serta memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha mikro dan kecil di Kota Payakumbuh.

“Pasar ini adalah milik seluruh masyarakat Payakumbuh. Oleh karena itu, penataannya harus benar-benar memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas, terutama bagi para pedagang kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Kami berharap Pasar Ibuh Barat dapat berkembang menjadi pasar yang nyaman, tertata rapi, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan pada akhirnya membuat para pedagang semakin sejahtera,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal yang didampingi oleh Kabid Pasar Khalid Zamri menyampaikan bahwa saat ini pemerintah masih berada pada tahap perencanaan mendalam sekaligus aktif menghimpun berbagai masukan dan aspirasi dari para pedagang serta masyarakat umum terkait dengan rencana penataan Pasar Ibuh Barat.

“Kami sangat terbuka terhadap segala bentuk saran dan masukan dari masyarakat serta para pedagang. Setiap ide yang diajukan akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah agar pembangunan pasar ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan yang ada di lapangan dan memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh pihak,” jelas Faizal.

Setelah selesai melakukan peninjauan terhadap kondisi pasar dan sekitarnya, Wako Zulmaeta kemudian bersilaturahmi sekaligus sarapan pagi bersama para pedagang. Pada kesempatan tersebut, berbagai gagasan baru dan masukan terkait pembangunan daerah secara umum serta pengembangan pasar khususnya kembali muncul dan didiskusikan secara terbuka.

“Dengan dukungan penuh dari seluruh pihak – mulai dari para pedagang, masyarakat sekitar, hingga seluruh komponen pemerintah – kami sangat optimistis bahwa proses penataan dan pembangunan Pasar Ibuh Barat ini akan berjalan dengan lancar. Kami yakin juga bahwa pasar yang baru akan mampu menghadirkan dampak positif yang nyata baik bagi kelangsungan usaha para pedagang maupun kenyamanan masyarakat yang datang berbelanja,” pungkas Wali Kota Zulmaeta.


Penulis : Aldo 

×
Berita Terbaru Update