- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kondisi Memilukan SD Terpencil Gondalon, Semangat Belajar Siswa Tetap Menyala di Tengah Keterbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 5/09/2026 04:01:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-09T09:01:34Z
Dinding berlubang besar dan bangunan rapuh, namun siswa tetap datang setiap hari demi pendidikan layak

PARIGI MOUTONG, SULAWESI TENGAH, Liputan12.com – Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Terpencil Gondalon yang berlokasi di Dusun Barat, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, kini berada dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Ruang belajar yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi puluhan siswa-siswi justru dipenuhi kerusakan parah yang berpotensi membahayakan keselamatan selama proses belajar mengajar berlangsung.

Dinding sekolah terlihat telah banyak bagian yang tercabut, bahkan membentuk lubang besar di beberapa sisi bangunan. Kondisi bangunan yang semakin rapuh membuat suasana belajar menjadi tidak layak digunakan, terutama ketika cuaca ekstrem seperti hujan deras atau angin kencang melanda. Meski menghadapi keterbatasan yang luar biasa, semangat para siswa-siswi untuk mengejar ilmu tidak pernah surut atau padam.

Dengan segala keterbatasan fasilitas yang ada, para murid tetap menunjukkan komitmen yang tinggi dengan datang ke sekolah setiap hari. Mereka belajar dengan tekun di tengah kondisi bangunan yang nyaris rusak total, dengan harapan bahwa suatu saat nanti perhatian dari pemerintah dapat tiba untuk memperbaiki fasilitas pendidikan di daerah terpencil yang sulit dijangkau ini.

Warga sekitar mengaku sangat prihatin melihat keadaan sekolah yang hingga saat ini belum pernah tersentuh oleh bantuan pembangunan, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Padahal, pendidikan merupakan hak dasar yang harus diperoleh setiap anak bangsa, tanpa memandang lokasi geografis maupun kondisi wilayah tempat mereka tinggal.

"Kami berharap pemerintah segera turun tangan dan melihat langsung kondisi sekolah ini. Anak-anak di sini juga merupakan bagian dari generasi muda bangsa yang berhak mendapatkan ruang belajar yang aman dan layak seperti sekolah-sekolah lain di daerah perkotaan," ujar salah satu warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kondisi SD Terpencil Gondalon menjadi gambaran nyata tentang masih adanya ketimpangan pembangunan sektor pendidikan di daerah pelosok Sulawesi Tengah. Meskipun fasilitas sangat terbatas dan kondisi bangunan tidak mendukung, para guru dan siswa tetap bersama-sama berjuang untuk mempertahankan semangat belajar, dengan harapan dapat meraih masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

Masyarakat lokal berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong maupun pemerintah pusat agar sekolah tersebut segera mendapatkan rehabilitasi menyeluruh dan bantuan pembangunan yang dibutuhkan. Semua pihak berharap tindakan perbaikan dapat dilakukan segera sebelum kondisi bangunan semakin parah dan membahayakan keselamatan para siswa serta guru yang setiap hari berkumpul di sana.


Penulis : Kelvin Yansa 

×
Berita Terbaru Update