Indralaya,Liputan12.Com,- 20 Mei 2026 – Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Arief Syafriyanto, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, M. Riska Saputera, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan di Aula Tathya Dharaka Mapolres Ogan Ilir, Rabu (20/5).
Kegiatan penting ini turut dihadiri oleh Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0402 OKI/OI, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir, serta para pemangku kepentingan dan unsur penegak hukum lainnya di wilayah tersebut. Kehadiran berbagai instansi ini menjadi bukti nyata sinergitas dan kerja sama erat antar lembaga dalam menegakkan aturan hukum di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 4,2 kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus tindak pidana narkoba dengan estimasi nilai mencapai Rp5,4 miliar dimusnahkan sepenuhnya. Proses pemusnahan dilakukan melalui penghancuran menggunakan alat dan dicampur bahan pembersih kuat agar tidak dapat digunakan atau beredar kembali. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku dan disaksikan langsung oleh para pejabat serta tamu undangan guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.
Pemusnahan barang bukti ini merupakan langkah strategis dan wujud nyata komitmen bersama aparat penegak hukum serta pemerintah daerah dalam menjalankan tugas secara transparan, akuntabel, dan profesional. Tujuan utama kegiatan ini adalah memastikan barang bukti hasil penindakan kasus pidana tidak disalahgunakan kembali atau beredar kembali di masyarakat. Selain itu, langkah ini juga bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban umum, sekaligus memberikan kepastian hukum serta rasa aman bagi seluruh warga Kabupaten Ogan Ilir.
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pernyataan sikap tegas pemerintah daerah dalam memerangi peredaran gelap narkotika. “Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi kejahatan narkoba. Sinergitas antar instansi harus terus ditingkatkan agar penindakan hukum berjalan efektif dan memberikan efek jera, demi menjaga masa depan generasi muda dan kedaulatan wilayah kita dari ancaman bahaya narkotika,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Kejaksaan Negeri Ogan Ilir menegaskan peran dan fungsinya sebagai lembaga penegak hukum yang tegas, berintegritas, dan selalu berpegang pada nilai-nilai BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugasnya demi kesejahteraan dan ketertiban masyarakat.