![]() |
| Dialog FPLA Dorong Aksi Nyata Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba |
LUBUK PAKAM, Liputan12com – Di tengah tantangan kenakalan remaja dan ancaman narkoba yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda, kolaborasi lintas agama dinilai menjadi kekuatan penting untuk menjaga suasana aman dan harmonis di Kabupaten Deli Serdang. Hal ini tercermin dalam Dialog “Aksi Nyata Pemuda Lintas Agama Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah dan Mencegah Kenakalan Remaja serta Bahaya Narkoba” yang digelar Forum Pemuda Lintas Agama (FPLA) Kabupaten Deli Serdang di Aula Uncle Sams, Lubuk Pakam, Kamis (21/05/2026).
Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat ini menjadi wadah untuk menyampaikan pentingnya peran pemuda sebagai agen perubahan dalam menangani persoalan sosial yang tengah dihadapi daerah. Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Zainal Abidin Hutagalung, menegaskan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton pasif dalam menghadapi persoalan sosial.
“Jangan hanya berhenti pada diskusi seremonial. Harus ada gerakan nyata yang bisa dirasakan masyarakat, terutama dalam upaya mencegah kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya saat menyampaikan amanat Bupati.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus membuka ruang dan mendukung seluruh kegiatan kepemudaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sebab, masa depan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.
“Pemuda yang memiliki landasan moral yang kuat, kepedulian sosial tinggi, serta mampu menjaga toleransi dan persatuan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, makmur, religius, dan berkelanjutan,” jelas Zainal Abidin.
Ia juga mengajak seluruh pemuda untuk menjadi pelopor persatuan, penjaga toleransi, serta benteng yang kokoh dalam melawan narkoba dan berbagai perilaku negatif lainnya.
Pendapat serupa disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang Kombes Pol Josua Tampubolon. Ia mengingatkan bahwa ancaman narkoba saat ini tidak lagi mengenal batasan usia maupun status sosial ekonomi. Oleh karena itu, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum semata.
“Kami berharap Forum Pemuda Lintas Agama dapat menjadi mitra kerja sama yang strategis dalam menyampaikan edukasi anti narkoba, sekaligus membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga masa depan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memperkuat keimanan, menjaga lingkungan pertemanan yang baik, serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Dialog tersebut turut dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Deli Serdang Kaya Hasibuan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang Saripuddin Daulay, Kepala Kesbangpol Kabupaten Deli Serdang Kurnia Boloni Sinaga SSTP, Pembina FPLA Janso Sipahutar dan Edwin Nasution, Ketua Forum Pemuda Lintas Agama Kabupaten Deli Serdang Zulfahmi Hasibuan, tokoh pemuda, mahasiswa, guru, serta sejumlah pelajar dari berbagai sekolah.
Bupati Deli Serdang diwakili Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat menghadiri dialog “Aksi Nyata Pemuda Lintas Agama Dalam Menjaga Kondusifitas Wilayah Dan Mencegah Kenakalan Remaja Dan Bahaya Narkoba” Bersama FPLA Kabupaten Deli Serdang di Aula Uncle Sams, Lubuk Pakam, Kamis (21/5/2026).
(JM)
