- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Tegal Serahkan Santunan saat May Day, Harapan bagi Keluarga Pekerja

Senin, 04 Mei 2026 | 5/04/2026 10:44:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-04T03:44:30Z

SLAWI, liputan12.com – Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman secara langsung menyerahkan santunan kepada keluarga pekerja dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di Area Hutan GOR Trisanja Slawi pada Sabtu (02/05/2026). Penyerahan santunan ini menjadi simbol nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan sosial sekaligus menghadirkan harapan bagi keluarga pekerja yang mengalami kesulitan.

Acara penyerahan santunan menjadi salah satu momen utama dalam peringatan May Day di Kabupaten Tegal tahun ini, yang dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai bentuk penegasan komitmen pemerintah daerah terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja serta keluarganya.

Santunan yang berasal dari BPJS Ketenagakerjaan diberikan kepada dua keluarga pekerja yang telah kehilangan keluarga terkasih. Pertama, kepada ahli waris almarhum Riyan Febriyanto yang diwakili oleh istrinya dengan total nilai santunan sebesar Rp293.697.830. Selain itu, santunan juga diberikan kepada ahli waris almarhumah Tika Nuriatus Sholikha melalui perwakilan keluarga dengan total sebesar Rp135.052.470. Santunan tersebut mencakup manfaat dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP) yang telah menjadi hak pekerja selama ini.

Dalam sambutannya, Bupati Ischak Maulana Rohman menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem perlindungan bagi pekerja sekaligus menjaga keseimbangan hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Tegal.

“Selamat Hari Buruh Internasional kepada seluruh pekerja di Kabupaten Tegal. Semoga pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh elemen buruh semakin kompak untuk bersama-sama meningkatkan kesejahteraan pekerja di wilayah kita. Pekerja adalah ujung tombak pembangunan ekonomi daerah, sehingga kesejahteraan mereka harus menjadi perhatian utama kita semua,” ujarnya.


Ia menilai bahwa komunikasi yang baik dan saling menghargai antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja menjadi kunci utama terciptanya stabilitas ketenagakerjaan yang kondusif. Hal ini turut menjadi dasar pertimbangan dalam penentuan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) setiap tahun serta menjadi daya tarik bagi investor untuk memasuki daerah.

“Setiap tahun kita berhasil meningkatkan UMK sesuai dengan perkembangan ekonomi dan inflasi. Ini tidak lepas dari komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara semua pihak terkait. Kabupaten Tegal juga terus menjadi pilihan utama bagi investor, terbukti dengan bertambahnya jumlah pabrik dan usaha mikro, kecil, dan menengah yang berdampak positif pada peningkatan kesempatan kerja dan kesejahteraan masyarakat luas,” katanya.

Menurut Bupati Ischak, iklim hubungan industrial yang kondusif akan memberikan manfaat yang merata bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Kalau situasi ketenagakerjaan kondusif, semua pihak akan merasakan manfaatnya. Pemerintah senang karena pembangunan berjalan lancar, pengusaha senang karena produksi berjalan dengan baik, dan yang paling penting adalah buruh juga senang karena kesejahteraan mereka terjamin,” tegasnya.

Kepala Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tegal Supriyadi menyebutkan bahwa peringatan May Day tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tali komunikasi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah daerah.

“Peringatan Hari Buruh Internasional ini bukan sekadar acara seremoni tahunan, tetapi menjadi ruang penting bagi kita untuk saling menguatkan dan membangun hubungan yang lebih harmonis serta saling mendukung. Setiap pihak memiliki peran dan kontribusi masing-masing dalam memajukan daerah,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pekerja memiliki peran strategis dan krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja serta memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Kami akan terus berupaya membuka berbagai peluang kerja, baik melalui penyerapan tenaga kerja oleh industri maupun mendorong lahirnya wirausaha muda. Selain itu, kami juga akan terus meningkatkan keterampilan tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan serta menciptakan iklim ketenagakerjaan yang kondusif dan menguntungkan bagi semua pihak,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tegal Rudianto Panjaitan menegaskan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan yang telah berjalan memberikan manfaat nyata dan berarti bagi pekerja serta keluarga mereka, terutama pada saat menghadapi kesulitan.

“Manfaat yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan sangat besar dan komprehensif. Selain santunan jaminan kematian seperti yang diserahkan hari ini, kami juga memberikan beasiswa untuk anak pekerja yang telah meninggal dunia, hingga jaminan pensiun yang menjadi jaminan hari tua bagi pekerja. Ini adalah bentuk konkret kepedulian negara kepada seluruh pekerja di Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga dapat diakses oleh pekerja informal dengan iuran yang sangat terjangkau.

“Kami telah menyederhanakan proses pendaftaran dan menetapkan iuran yang terjangkau bagi pekerja informal. Dengan iuran minimal sekitar Rp16.800 per bulan, pekerja informal sudah bisa mendapatkan perlindungan lengkap mulai dari jaminan kecelakaan kerja hingga jaminan kematian. Ini adalah langkah penting untuk menjamin bahwa seluruh pekerja di Kabupaten Tegal mendapatkan perlindungan yang layak,” tambahnya.

Menurut Rudianto, momentum May Day ini menjadi ruang yang sangat penting untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam membangun hubungan industrial yang baik.

“Kita tidak harus selalu dengan cara yang tidak kondusif untuk menyampaikan aspirasi. Melalui kegiatan yang penuh kebersamaan seperti ini, justru bisa tercipta komunikasi yang baik dan saling memahami untuk mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak,” ujarnya.

Melalui momentum peringatan May Day tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tegal berharap bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pekerja, dan pengusaha akan semakin kuat dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, produktif, dan berkeadilan bagi seluruh elemen masyarakat.


Penulis : Ag

×
Berita Terbaru Update