- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pelantikan Pengurus Anak Ranting NU di Desa Tamberu Barat, 5 Dusun Siap Jadi Garda Terdepan Gerakan NU

Jumat, 01 Mei 2026 | 5/01/2026 10:31:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-05-01T15:33:49Z
Menebar Cahaya di Bumi Tamberu Barat: Pelantikan Anak Ranting NU Jadi Suluh Dakwah dan Penguat Ukhuwah

SAMPANG, liputan12.com – Pelantikan pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama (NU) dilakukan untuk 5 dusun dari total 8 dusun yang ada di Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kegiatan yang digelar pada Jumat malam (01/05/2026) mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Perwakilan Pengurus Cabang (PC) NU Kabupaten Sampang KH. Nuruddin, didampingi oleh pengurus Majelis Wilayah Cabang (MWC) NU Kecamatan Sokobanah.

Ketua Ranting NU Desa Tamberu Barat, Ustadz Mistro, yang bertindak sebagai tuan rumah menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh undangan, terutama dari pengurus PC dan MWC NU serta seluruh calon pengurus Anak Ranting yang bersedia menerima amanah untuk mengembangkan gerakan NU di tingkat dasar.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bapak-bapak dari PC dan MWC NU, serta seluruh saudara-saudari yang telah bersedia untuk dikukuhkan dan dilantik pada malam ini. Semoga dengan adanya pengurus Anak Ranting yang baru, kita dapat semakin memperkuat dakwah, kegiatan sosial keagamaan, serta mempererat tali silaturahmi di Desa Tamberu Barat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan Pengurus PC NU Kabupaten Sampang KH. Nuruddin menyampaikan pemaparan tentang fungsi dan peran penting NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia juga menjelaskan berbagai program sosial keagamaan yang telah dan akan dilaksanakan oleh organisasi ini, serta memberikan tausiyah yang penuh makna bagi seluruh peserta hadir.

KH. Nuruddin juga mengingatkan sejarah berdirinya NU yang jatuh pada tanggal 16 Rojab tahun 1344 Hijriah atau tepatnya 31 Januari 1926. Ia menjelaskan bahwa ajaran dasar NU terdiri dari tiga pilar utama, yaitu Tauhid, Fiqih, dan Tasawuf yang saling melengkapi.



"NU memiliki prinsip-prinsip yang kokoh sebagai landasan dalam menjalankan kegiatannya, yaitu Tawazun (keseimbangan), Tasamuh (toleransi), dan Ta'adul (keadilan). Selain itu, kita juga menjunjung tinggi prinsip Amal Makruf bil Makruf dan Nahi Munkar bil Makruf sebagai bentuk tanggung jawab sosial kita terhadap masyarakat," jelasnya.

Dalam membangun persaudaraan, NU mengedepankan tiga dimensi persaudaraan, yaitu Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sesama bangsa), dan Ukhuwah Basariyah (persaudaraan sesama manusia).

KH. Nuruddin juga menjelaskan struktur organisasi NU yang terdiri dari Mustasyar (dewan penasihat), Syuriyah (dewan pembina), A'wan (dewan pengurus), dan Tanfidziah (dewan pelaksana) yang masing-masing memiliki peran dan fungsi penting dalam menjalankan amanah organisasi.

Setelah acara pelantikan selesai, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kenang-kenangan. Dengan pelantikan pengurus Anak Ranting NU di 5 dusun tersebut, diharapkan gerakan NU dapat semakin mengakar di tingkat masyarakat dasar dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan agama, sosial, dan budaya masyarakat Desa Tamberu Barat dan sekitarnya.


Penulis : Redaksi 

×
Berita Terbaru Update