- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Gada Pratama 2026 Resmi Dibuka di Tegal, Peserta Dituntut Serius Serap Materi dan Tingkatkan Attitude

Rabu, 15 April 2026 | 4/15/2026 04:18:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-15T09:18:00Z
Gada Pratama Polda Jateng 2026 dibuka di SUPM Negeri Tegal oleh AKBP Metta Toliu. 140 jam pelatihan tekankan peserta serius terapkan materi, utamakan attitude dan profesionalisme. Satpam diminta lebih siap, disiplin, jaga kesehatan.

TEGAL KOTA, Liputan12.com – Ratusan peserta memadati Kampus Sekolah Usaha Perdagangan Menengah (SUPM) Negeri Tegal dalam acara pembukaan Pelatihan Dasar Satpam Gada Pratama Tingkat Polda Jawa Tengah Tahun 2026, yang digelar pada Rabu (15/04/2026). Diklat Satpam yang diselenggarakan oleh Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Surya Artha Wiguna ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga pengamanan yang profesional dan memiliki kualitas yang handal.

Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk instruktur pelatihan dan perwakilan dari penyelenggara. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kasubdit Bimbingan dan Konsolidasi Masyarakat (Binkamsa) Ditbinmas Polda Jawa Tengah, AKBP Metta Toliu, yang dalam kesempatan tersebut menyampaikan pentingnya pelatihan ini bagi pengembangan profesi satpam di wilayah Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, AKBP Metta menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk membangun kualitas diri para peserta. “Ini kesempatan yang tidak semua orang dapatkan. Manfaatkan dengan sungguh-sungguh setiap materi yang diberikan selama pelatihan berlangsung,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa selama total 140 jam pelatihan yang akan berlangsung, peserta dituntut tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga harus benar-benar serius dalam menyerap setiap materi yang disampaikan instruktur. “Apa yang diajarkan instruktur adalah bekal utama bagi kalian dalam menjalankan tugas di lapangan. Bukan hanya untuk dihafal semata, tetapi harus benar-benar diterapkan dengan baik ketika nanti bertugas sebagai satpam profesional,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKBP Metta menjelaskan bahwa satuan pengamanan memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing, dengan kewenangan yang telah ditetapkan secara jelas. Oleh karena itu, kemampuan teknis yang dimiliki harus berjalan seiring dengan sikap dan perilaku yang profesional.

“Peran satpam tidak hanya tentang kemampuan fisik atau ketrampilan teknis semata. Anda juga harus memahami bahwa sebagai bagian dari profesi pengamanan, kalian menjadi representasi dari perusahaan atau instansi yang kalian layani,” jelasnya.

Metta juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku selama bertugas. Menurutnya, profesionalisme tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis yang dimiliki. “Attitude menentukan citra diri dan citra profesi satpam secara keseluruhan. Cara bersikap terhadap masyarakat, cara berinteraksi dengan pihak terkait, serta cara menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, itu yang akan dinilai oleh masyarakat dan pihak yang kalian layani,” imbuhnya.

Di akhir arahannya, ia berharap pelatihan Gada Pratama tahun 2026 ini dapat membawa perubahan nyata bagi setiap peserta. “Harus ada peningkatan yang nyata, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Setelah pelatihan ini, kalian harus lebih siap, lebih disiplin, dan lebih profesional dalam menjalankan tugas sebagai satpam,” tandasnya.

Tak lupa, AKBP Metta juga berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan kondisi fisik selama mengikuti rangkaian pelatihan. Ia menekankan bahwa kesehatan yang prima akan memungkinkan para peserta untuk menyelesaikan seluruh proses pelatihan dengan baik dan dapat kembali ke dunia kerja dengan hasil yang maksimal untuk memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban.


Penulis : Ag

×
Berita Terbaru Update