- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Apel Deklarasi Zero Halinar dan Penguatan Jajaran, Lapas Kuningan Tegaskan Komitmen Total Berantas Pelanggaran

Senin, 20 April 2026 | 4/20/2026 06:43:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-20T11:43:11Z

KUNINGANliputan12.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan menggelar Apel Deklarasi Ikrar Zero Halinar sebagai bentuk komitmen bersama yang tegas dalam memberantas handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (Halinar). Kegiatan yang digelar pada Senin (20/04/2026) dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung di Lapangan Utama Lapas Kelas IIA Kuningan dengan suasana yang penuh keseriusan.

Acara ini diikuti oleh seluruh komponen dalam lingkungan Lapas Kuningan, mulai dari Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali beserta jajaran pejabat struktural, seluruh staf operasional dan administrasi, regu pengamanan, calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang sedang menjalani masa kerja, hingga peserta magang dari berbagai perguruan tinggi. Seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sangat tertib, menjadi bukti nyata akan keseriusan bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan bebas dari segala bentuk pelanggaran yang terkait dengan Halinar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian. Setelah itu, seluruh peserta menyaksikan pembacaan Deklarasi Zero Halinar yang dibacakan oleh perwakilan regu pengamanan dan staf pemasyarakatan secara bergantian. Ikrar yang dibacakan secara bersama-sama menyatakan tekad untuk tidak terlibat dalam segala bentuk aktivitas yang terkait dengan handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba, serta berkomitmen untuk melaporkan setiap indikasi pelanggaran yang ditemukan.

Setelah pembacaan ikrar, acara dilanjutkan dengan amanat dari pembina apel yang juga merupakan Wakil Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan. Dalam amanatnya, disampaikan bahwa kegiatan Deklarasi Zero Halinar ini bukan sekadar acara seremonial belaka, melainkan merupakan bentuk nyata dari komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan Lapas Kuningan yang bersih, berintegritas, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

“Kita harus menyadari bahwa keberadaan Halinar dalam lingkungan pemasyarakatan tidak hanya merusak citra institusi, tetapi juga menghambat proses pembinaan bagi narapidana. Oleh karena itu, setiap anggota jajaran harus memiliki kesadaran penuh untuk menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ucap pembina apel dalam amanatnya.

Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan Sukarno Ali juga memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh jajaran sesuai dengan petunjuk dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Penguatan tersebut menitikberatkan pada tiga poin utama, yaitu peningkatan sistem pengawasan yang lebih ketat, upaya deteksi dini terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, serta pelaksanaan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas yang tinggi.

Dalam arahannya, Sukarno Ali menegaskan bahwa pemberantasan Halinar merupakan prioritas utama yang mendapatkan perhatian serius dari pimpinan tingkat tinggi, mulai dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang membawahi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Direktur Jenderal Pemasyarakatan sendiri, hingga Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Jawa Barat.

“Tidak ada ruang untuk toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran yang berkaitan dengan handphone ilegal, pungutan liar, maupun narkoba. Setiap pelanggaran yang terbongkar akan mendapatkan tindakan hukum dan disiplin yang tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Sukarno Ali.

Pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan sangat aman, tertib, dan lancar. Melalui deklarasi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Kuningan dapat terus menjaga komitmen dan konsistensi dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang benar-benar bersih, aman, dan bebas dari Halinar.

Sukarno Ali menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat integritas setiap petugas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan secara keseluruhan. “Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan Lapas Kuningan yang bersih dari Halinar melalui pengawasan yang ketat, sistem kontrol yang efektif, dan pelaksanaan tugas yang penuh integritas. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga martabat institusi dan memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya acara Deklarasi Zero Halinar dan penguatan jajaran ini, diharapkan seluruh elemen dalam Lapas Kuningan semakin solid dan kompak dalam menjalankan tugas, serta mampu memberikan pelayanan pemasyarakatan yang optimal dan berkualitas kepada masyarakat serta mendukung proses reformasi bagi narapidana.


Penulis : Bung Arya 

×
Berita Terbaru Update