- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Optimisme Menyambut Idul Fitri 1447 H: Hisab Kemenag Perkirakan Hilal Setinggi 3 Derajat, NU dan Muhammadiyah Berpotensi Rayakan Bersama

Senin, 16 Maret 2026 | 3/16/2026 05:12:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-15T22:12:32Z

Jakarta, Liputan12.com — Umat Muslim di Indonesia kini menaruh harapan besar akan datangnya momen Idul Fitri 1447 Hijriah yang dirayakan serentak. Setelah bertahun-tahun diwarnai perbedaan penetapan hari raya, perhitungan hisab yang dilakukan oleh Tim Badan Hisab Rukyat (BHR) Kementerian Agama memberikan sinyal positif. Potensi besar bagi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah untuk melaksanakan Hari Raya Idul Fitri pada tanggal yang sama semakin terbuka, menandakan kemungkinan adanya persatuan dalam perayaan hari kemenangan.

Kabar gembira ini bersumber dari rekapitulasi data hisab yang menunjukkan bahwa pada saat rukyatul hilal 1 Syawal, yang dijadwalkan pada 19 Maret 2026, ketinggian hilal di berbagai wilayah Indonesia diprediksi telah mencapai sekitar 3 derajat. Ketinggian hilal ini dinilai memenuhi syarat visibilitas astronomis yang memungkinkan hilal terlihat, sehingga berpotensi menjadi dasar penentuan awal bulan Syawal yang sama bagi kedua ormas Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Kasdikin, seorang anggota Tim Ahli BHR Kemenag Tuban, memberikan pandangan lebih mendalam mengenai proyeksi ketinggian hilal. Menurutnya, sejumlah daerah di bagian barat Indonesia diperkirakan akan mendapati ketinggian hilal yang lebih signifikan. Wilayah-wilayah seperti Medan, Aceh, Padang, dan Jambi menjadi contoh daerah yang diprediksi akan melihat hilal pada ketinggian yang memadai.

"Jika melihat data ketinggian hilal ini, tentunya ada potensi besar Lebarannya bisa bareng," ujar Kasdikin kepada Jawa Pos Radar Tuban, menyiratkan optimisme yang patut disambut baik. Prediksi ini tentu menjadi angin segar bagi umat Muslim Indonesia yang senantiasa mendambakan persatuan dan kebersamaan dalam menjalankan syiar agama, khususnya dalam momen penting seperti Idul Fitri.

Jika prediksi ketinggian hilal ini terkonfirmasi saat pelaksanaan rukyatul hilal dan sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama pada 19 Maret 2026, maka perayaan Idul Fitri 1447 H akan menjadi momen yang sangat istimewa. Kesamaan penetapan Idul Fitri diharapkan tidak hanya mempererat tali persaudaraan antarumat Islam, tetapi juga dapat meminimalisir potensi kebingungan dan perbedaan dalam masyarakat. Hal ini akan menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan umat Islam Indonesia dalam menyambut hari raya. Meskipun demikian, kepastian final tetap akan menunggu hasil sidang isbat yang merupakan keputusan resmi dari pemerintah.


(Jawapos)

×
Berita Terbaru Update