DEMAK, Liputan12.com – Keluarga besar alumni Pondok Pesantren Rohmaniyyah Menur, Mranggen, Demak, berkumpul dalam acara Halal Bihalal yang digelar pada Minggu (29/03/2026). Kegiatan yang terlaksana dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi ajang penting untuk mempererat ikatan batin antara santri, alumni, dan para kiai, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan yang telah menjadi ciri khas pesantren tersebut. Acara ini diadakan dalam wadah Hasnia (Himpunan Alumni Pesantren Rohmaniyyah) yang tidak hanya berfungsi sebagai tradisi tahunan, tetapi juga sebagai sarana untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan dan persaudaraan yang telah ada sejak lama.
Pengasuh Pondok Pesantren Rohmaniyyah Menur, KH Ahmad Said, dalam sambutannya menegaskan bahwa hubungan yang terjalin antara santri dan kiai bukanlah sekadar hubungan formal dalam konteks pendidikan, melainkan sebuah ikatan lahir dan batin yang sangat kuat. Menurutnya, kedua pihak ini saling melengkapi satu sama lain dalam perjalanan menuntut ilmu dan membangun karakter.
"Santri dan kiai itu saling melengkapi. Dari hubungan yang penuh rasa hormat dan cinta kasih itu lahir ikatan yang kuat hingga akhirnya membentuk sebuah keluarga besar yang solid dan utuh," ujar KH Ahmad Said dengan penuh rasa kehangatan.
Ia juga menjelaskan bahwa terbentuknya keluarga besar Hasnia tidak lepas dari perjuangan panjang yang telah ditempuh oleh para pendiri pesantren, khususnya almarhum KH Maskuri Abdurrahman. Perjalanan yang ditempuh tersebut penuh dengan berbagai pengorbanan, baik dari sisi waktu, tenaga, maupun materi, yang kemudian menjadi fondasi yang kokoh bagi keberlangsungan pesantren hingga saat ini.
Menurut KH Ahmad Said, menjadi bagian dari keluarga besar santri bukanlah hal yang bisa diraih secara instan. Para santri harus melalui proses panjang dan penuh tantangan, mulai dari menimba ilmu agama serta umum selama bertahun-tahun hingga menghadapi berbagai ujian dan kesulitan di lingkungan pesantren. Dari proses tersebutlah karakter yang kuat dan ikatan emosional yang mendalam terbentuk di antara mereka.
"Perjuangan di pondok itu memang tidak mudah. Butuh kesabaran yang luar biasa dan pengorbanan yang tidak sedikit, tapi dari situlah lahir keluarga yang memiliki ikatan yang sangat kuat dan tidak mudah terputus," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Rohmaniyyah Menur, Abdullah Yazit, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan kegiatan Halal Bihalal Hasnia. Ia menilai bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antaralumni yang saat ini tersebar di berbagai daerah, baik di dalam Pulau Jawa maupun di luar Jawa.
"Ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk menyambung kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang akibat jarak dan kesibukan masing-masing. Alumni yang sudah lama tidak bertemu bisa kembali berkumpul, berbagi cerita, dan mengenang masa-masa indah saat mondok bersama di pesantren," ungkapnya.
Ia juga mengutarakan harapannya agar generasi penerus pesantren yang saat ini diasuh oleh KH Ahmad Syahid dapat terus melanjutkan semangat perjuangan para pendahulu dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi.
Senada dengan itu, Ketua Hasnia, Romadhon, menjelaskan bahwa acara Halal Bihalal menjadi salah satu program utama dalam upaya menjaga ukhuwah dan kebersamaan di antara alumni. Selain itu, pihaknya juga terus melakukan berbagai upaya untuk mengonsolidasikan alumni dari berbagai daerah agar tetap terhubung dalam satu ikatan persaudaraan yang kuat.
"Fokus utama kami adalah menjaga kebersamaan antaralumni agar tidak terputus seiring berjalannya waktu. Kami juga aktif mengajak alumni dari berbagai wilayah untuk kembali aktif terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang kami selenggarakan, sehingga rasa kekeluargaan tetap terjaga dengan baik," jelas Romadhon.
Sodiq, salah satu alumni Pondok Pesantren Rohmaniyyah yang kini tinggal di Kabupaten Jepara, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk dapat kembali berkumpul dalam acara tersebut. Menurutnya, Halal Bihalal Hasnia menjadi momen penting bagi para alumni untuk mempererat kembali hubungan yang sempat terpisah oleh jarak dan kesibukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
"Acara ini sangat berarti bagi kami para alumni. Selain bisa bersilaturahmi dan bermaaf-maafan, kami juga bisa bersama-sama mengenang kembali perjuangan dan kenangan indah saat mondok dulu. Inilah yang membuat ikatan kami sebagai keluarga besar santri tetap kuat dan tidak mudah patah," katanya dengan penuh emosi.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan hubungan kekeluargaan yang telah terbangun di antara santri, alumni, dan para kiai dapat terus terjaga dengan baik, tidak hanya dalam kehidupan dunia ini, tetapi juga menjadi bekal yang berharga hingga di akhirat kelak. Semangat kebersamaan dan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para kiai pendiri pun diharapkan tetap hidup dan terus diteruskan dalam setiap generasi santri Pondok Pesantren Rohmaniyyah Menur.
Penulis : Redaksi
