LAMONGAN, Liputan12.com – Semangat menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah terasa begitu kental di Desa Pucangro, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan. Meskipun sebagian wilayah sempat terdampak banjir, Pemerintah Desa Pucangro tak kehilangan akal untuk memeriahkan malam takbiran. Berbagai cara kreatif dilakukan, salah satunya adalah dengan menggelar acara takbir keliling yang unik dan menarik, lengkap dengan undian berhadiah yang membuat ratusan warga antusias berpartisipasi.
Pada malam yang penuh keberkahan ini, warga Desa Pucangro, dari berbagai usia dan latar belakang – mulai dari anak-anak, pemuda, hingga pria dan wanita dewasa – mengenakan busana muslim terbaik mereka. Mereka berbaris rapi, mengelilingi perkampungan sembari melantunkan kalimat-kalimat takbir dengan penuh semangat. Keikutsertaan mereka menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan menyambut hari kemenangan.
Kepala Desa Pucangro, H. Zuli Kasmawanto, S.I.P., M.I.P., menjelaskan bahwa takbir keliling berhadiah ini juga menjadi sarana untuk mengalihkan aktivitas warga dari jalan raya. "Takbir keliling berhadiah ini juga kami adakan untuk mengalihkan masyarakat agar tidak menggelar takbir keliling di jalan raya, sesuai dengan imbauan pihak kepolisian. Kami ingin kegiatan ini berlangsung tertib dan aman," ujar Kades Zuli.
Untuk menambah kemeriahan dan antusiasme warga, panitia telah menyiapkan beragam hadiah menarik. Mulai dari kipas angin, berbagai peralatan rumah tangga, hingga paket sembako. Puncak kemeriahan adalah hadiah utama berupa seekor kambing yang menjadi rebutan banyak warga. Total nilai hadiah yang disediakan oleh penyelenggara diperkirakan mencapai lebih dari Rp 10 juta.
"Takbir keliling ini merupakan bagian dari rangkaian acara penutup kegiatan Ramadhan kita. Sebelumnya, kita juga sudah melaksanakan kegiatan rutin seperti pembacaan Al-Qur'an dan buka bersama setiap akhir pekan," tambah Kades Zuli, menguraikan rangkaian kegiatan keagamaan yang telah dilaksanakan sepanjang bulan suci.
Imbauan dari Polres Lamongan sebelumnya memang menekankan agar warga tidak menggelar takbir keliling di jalan raya demi menciptakan ketertiban dan menghindari potensi kecelakaan. Warga diimbau untuk memusatkan kegiatan takbir keliling di sekitar rumah ibadah atau lingkungan perkampungan saja. Hal ini selaras dengan upaya Pemerintah Desa Pucangro untuk menyalurkan energi positif warga ke dalam kegiatan yang terorganisir dan terkendali.
Menyambut acara yang sukses ini, Kades Zuli menyampaikan harapannya agar kegiatan takbir keliling, baik saat Idul Fitri maupun Idul Adha di masa mendatang, dapat terus digelar dengan lebih semarak. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan acara malam takbiran ini. "Terima kasih kepada panitia, mudah-mudahan kegiatan ini berjalan aman, tertib, dan khidmat," harapnya, menutup pernyataan dengan rasa syukur. Antusiasme warga dan dukungan pemerintah desa menunjukkan bahwa semangat Idul Fitri mampu membangkitkan kebersamaan dan kegembiraan di Desa Pucangro.
(Ther)
