Predaran narkoba yang menjamur sampai kepelosok daerah. Krisis moral, kemerosotan karakter dan etika membuat kekuatiran warga karena bebasnya peredaran narkoba.
Aktivitas peredaran narkoba mulai menjamur di daerah torgamba hingga kedaerah terpencil,
Dilansir berita dari beberapa media terkait bandar sabu inisial Robert alias R belum tersentuh hukum sampai saat ini. Dituangkan dalam isi berita anggota Polsek torgamba terkesan lalai meringkus inisial R
Predaran narkoba diduga dikendalikan inisial R di Simpang Mutiara, Dusun Asahan, Desa Aek batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten labuhanbatu Selatan berjalan rapi dan terkoordinir dan semakin eksis.
Predaran narkoba yang dikendalikan inisial R tidak ada hambatan walaupun tidak jauh dari daerah pemukiman yang padat penduduk
Walaupun sudah lama menjadi sorotan masyarakat tetapi bisnis yang dikendalikan inisial R tetap eksis.
Hal ini membuat masyarakat tambah resah dan masyarakat menduga peredaran adanya campur tangan pihak tertentu.
Informasi yang didapat tim awak media dilokasi, bisnis sabu yang dikendalikan inisial R ada beberapa titik salah satunya diperkebunan kelapa sawit milik warga di kendalikan oleh adek nya sendiri inisial PJ dan di depan warung nasi jalan lintas serta di simpang Melano inisial SKT dan beberapa titik lainnya.
"Bandar sabu didaerah ini namanya Robert alias R terkenal licin dan bila ada penggrebekan sarang narkoba dia selalu lolos, yang dapat hanya anggota dan pembeli saja. Sepertinya dia punya kaki tangan di kepolisian. Kami resah predaran narkoba didaerah ini, kami mengharapkan Polsek Torgamba menangkap bandar inisial R" ucap seorang tokoh agama yang tidak mau disebutkan namanya didaerah tersebut.
Polres Labuhanbatu Selatan berkomitmen tidak memberi ruang gerak peredaran narkoba dan memberantas peredaran narkoba keakar-akarnya tanpa kompromi diwilayah hukumnya.
Sebelum berita dilayangkan kemeja redaksi, tim media meminta tanggapan Kapolsek Torgamba, mengatakan terimakasih infonya dan akan kita tindak lanjuti.
(Rnl)
