- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Kudus Pimpin Patroli Malam Takbiran dengan Sepeda: Jamin Kondusivitas dan Kebersamaan di Momen Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 | 3/21/2026 01:45:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-21T02:37:42Z
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, pimpin patroli malam takbiran dengan sepeda, jamin kondusivitas dan kebersamaan di momen Idul Fitri 1447 H. Patroli ini melibatkan Forkopimda, TNI, dan Polri, memastikan situasi aman dan terkendali. Warga Kudus merayakan malam takbiran dengan tertib dan sukacita.

KUDUS, Liputan12.com – Malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kudus berlangsung dalam suasana kondusif dan penuh kehangatan. Di tengah riuhnya gema takbir yang sahut-menyahut, sebuah pemandangan menarik tersaji: Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, memimpin langsung patroli pengamanan. Namun, kali ini bukan dengan kendaraan dinas biasa, melainkan dengan bersepeda, ditemani oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Aksi ini tak hanya menunjukkan komitmen pimpinan daerah terhadap keamanan, tetapi juga menciptakan kedekatan dengan warganya pada Jumat malam (20/3/2026).

Patroli gowes ini bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan sebuah strategi efektif untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh penjuru kota selama malam takbiran. Bupati Sam'ani Intakoris menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan koordinasi erat dari berbagai unsur, mulai dari kepolisian dan TNI yang menjadi garda terdepan, hingga elemen masyarakat yang secara sukarela turut membantu menjaga suasana kondusif. "Patroli ini kami laksanakan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Kami bersama Forkopimda turun langsung ke lapangan, memantau sejumlah titik keramaian masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Rombongan patroli memulai perjalanannya dari Pendopo Kabupaten Kudus yang bersejarah, mengayuh sepeda menuju Terminal Kudus sebagai salah satu gerbang masuk kota. Perjalanan dilanjutkan ke beberapa titik yang menjadi pusat aktivitas dan berkumpulnya warga, seperti kawasan GOR yang sering menjadi lokasi keramaian, sejumlah ruas jalan utama yang dipadati warga yang melintas, hingga menyambangi masjid-masjid yang menggelar takbir keliling. Interaksi langsung dengan warga yang tengah larut dalam kegembiraan malam takbiran menjadi bagian tak terpisahkan dari patroli ini.

Dalam pemantauan langsung tersebut, ditemukan beberapa titik yang memang dipadati oleh masyarakat. Namun, berkat kesigapan petugas di lapangan, setiap kerumunan dapat diurai dan diatur dengan baik, sehingga kondisi tetap terkendali. Warga Kudus pun tampak menikmati malam takbiran dengan tertib, tanpa adanya insiden atau gangguan keamanan yang berarti. Hal ini menunjukkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga ketenteraman bersama.

Bupati Sam'ani bersama rombongan juga menyempatkan diri menyapa warga yang mengikuti takbir keliling. Dengan ramah, beliau mengapresiasi masyarakat yang telah menjaga ketertiban dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan umum. "Alhamdulillah, berkat kerja sama dan kesadaran semua pihak, termasuk masyarakat yang turut aktif menjaga ketertiban, seluruh rangkaian malam takbiran ini berjalan dengan baik dan terkendali," katanya, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan warga.

Pemantauan juga diperluas hingga ke wilayah Undaan, menunjukkan cakupan pengamanan yang tidak hanya terfokus di pusat kota. Bupati menegaskan pentingnya kewaspadaan di seluruh daerah, terutama pada momen malam takbiran yang identik dengan peningkatan mobilitas warga dan euforia menyambut hari raya.

Aspek menarik dari patroli ini adalah penggunaan sepeda. Selain menjadi upaya nyata untuk menjaga kesehatan dan kebugaran para pimpinan daerah dan Forkopimda, langkah ini juga merupakan bentuk efisiensi di tengah dorongan untuk penghematan anggaran. "Ini sekalian olahraga, menjaga kebugaran, dan tentu saja menghemat anggaran. Ternyata banyak juga yang kuat bersepeda, termasuk dari Forkopimda," candanya, menunjukkan semangat positif dari kegiatan ini.

Sementara itu, dari pantauan terpisah di kawasan ikonik Alun-alun Kudus, ribuan warga memadati area tersebut. Mereka tampak duduk santai bersama keluarga maupun teman-teman, menikmati suasana malam takbiran yang meriah dengan gema takbir yang memenuhi udara, namun tetap dalam balutan ketertiban.

Dengan kehadiran langsung para pimpinan daerah yang terjun ke lapangan, menggunakan metode yang inovatif dan dekat dengan masyarakat, diharapkan situasi keamanan di Kudus selama perayaan Idul Fitri akan terus terjaga. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk merayakan hari kemenangan dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita, menciptakan kenangan indah di momen yang istimewa ini.


(Tomy)

×
Berita Terbaru Update