- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Prabowo Subianto Kejutkan Pembaca Al-Qur'an di Acara 1 Abad NU dengan Hadiah Spesial: Koin Presiden RI!

Minggu, 08 Februari 2026 | 2/08/2026 02:23:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-08T07:23:30Z
Foto diambil dari Arah Kita

MALANG, Liputan12.com - Momen istimewa terjadi dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). Presiden Prabowo Subianto memberikan kejutan istimewa kepada seorang qari atau pembaca ayat Al-Qur'an bernama Ahmad Ainur Roziqin dengan menghadiahkan sebuah koin Presiden RI.

Ahmad Ainur Roziqin, dengan suara merdu dan fasih, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an di hadapan ribuan hadirin, termasuk Presiden Prabowo, para kiai, ulama, pejabat negara, serta warga NU yang memadati stadion. Lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan oleh Ahmad Ainur Roziqin menyentuh hati dan membangkitkan kekhusyukan seluruh hadirin.

Usai membacakan ayat suci Al-Qur'an, Ahmad Ainur Roziqin berkesempatan untuk menyalami Presiden Prabowo yang duduk di atas panggung. Keduanya terlihat akrab bercengkrama, dengan Prabowo beberapa kali tersenyum dan menepuk pundak Ahmad sebagai bentuk apresiasi.

Setelah menyalami Prabowo, Ahmad juga menyalami Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ketua Umum PBNU, serta sejumlah pejabat negara lainnya. Namun, kejutan tak berhenti sampai di situ. Setelah menyalami para tokoh penting, Ahmad kembali mendekati Prabowo yang duduk di barisan depan.

Di momen itulah, Prabowo memberikan sebuah souvenir spesial berupa koin Presiden RI yang selama ini kerap diberikannya kepada masyarakat atau tamu negara sebagai cinderamata.

Sontak, pemberian souvenir dari Prabowo kepada Ahmad ini disambut dengan gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai dari para warga NU yang hadir di Stadion Gajayana. Momen ini menjadi simbol penghargaan dan apresiasi Prabowo terhadap seni baca Al-Qur'an dan para qari yang melestarikannya.

Selain Prabowo, sejumlah pejabat negara juga turut hadir dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU ini, antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, hingga Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.

Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama merupakan momen refleksi historis atas peran NU dalam perjalanan bangsa Indonesia. Acara ini mengusung tema “Memperkokoh Jam’iyyah, Tradisi, Kontribusi, dalam Mengembangkan Peradaban” dan memiliki lima tujuan strategis, yaitu sebagai wadah konsolidasi, peningkatan pemahaman budaya pesantren, pengembangan budaya dan peradaban, penguatan komitmen kebangsaan, serta pelestarian tradisi dan spiritualitas. Kelima tujuan strategis ini berorientasi untuk memperkokoh gerak langkah dan eksistensi NU dalam mendukung keberlangsungan bangsa di tengah dinamika global. Mujahadah Kubro menjadi ruang doa dan harapan bagi bangsa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, di mana nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan saling bersinergi untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera.


#Redaksi

×
Berita Terbaru Update