SAMPANG, Liputan12.com - Gemuruh shalawat dan semangat kebersamaan membelah langit Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, pada Minggu (8/2/2025). Ribuan santri dari Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah Desa Temuran, dengan penuh suka cita, menggelar Pawai Akbar yang memukau dan menggetarkan jiwa. Aksi pawai ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan sebuah manifestasi kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, nilai-nilai Islam, dan semangat nasionalisme yang tertanam kuat di benak generasi muda Madura.
Sejak pagi hari, ribuan santri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), telah berkumpul di halaman Yayasan Nurul Hidayah. Dengan mengenakan seragam kebanggaan dan membawa atribut pawai, mereka siap untuk mengukir sejarah dan memberikan inspirasi bagi seluruh masyarakat Omben.
Pukul 08.00 WIB, pawai akbar resmi dimulai. Ribuan santri dengan langkah tegap dan semangat membara berjalan kaki beriringan menyusuri jalan-jalan utama di Kecamatan Omben. Di barisan terdepan, tampak bendera Merah Putih berkibar gagah, diikuti oleh lambang Garuda Pancasila yang menjadi simbol kekuatan dan persatuan bangsa.
Tak hanya itu, para peserta pawai juga membawa foto Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia sebagai wujud penghormatan terhadap pemimpin negara dan komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI. Sebagai bentuk mengenang jasa para pendahulu, foto almarhum sesepuh dan pendiri Yayasan Nurul Hidayah turut diusung dalam pawai, diiringi lantunan shalawat yang syahdu dan menyentuh hati.
Kemeriahan pawai semakin terasa dengan hadirnya atraksi drumband yang enerjik dan memukau. Para alumni Nurul Hidayah angkatan 2018 berkolaborasi dengan tim daol dugdug khas Madura yang didatangkan langsung dari Kabupaten Pamekasan, menyuguhkan penampilan yang menghibur dan membangkitkan semangat.
Di sepanjang rute pawai, masyarakat Omben tampak antusias menyaksikan dan memberikan dukungan kepada para santri. Mereka berbondong-bondong memadati tepi jalan, mengabadikan momen-momen istimewa, dan memberikan semangat kepada para peserta pawai.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah, KH. Zahir Afnani, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya Pawai Akbar ini. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menanamkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, nilai-nilai Islam, dan semangat nasionalisme kepada para santri sejak dini.
"Pawai ini adalah hari rayanya santri Nurul Hidayah. Kami berharap melalui kegiatan ini, para santri dapat belajar tampil percaya diri, berani, dan tetap berpegang teguh pada akhlakul karimah," ujar KH. Zahir.
KH. Zahir juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk para alumni, wali santri, masyarakat Omben, aparat kepolisian, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini. Ia juga memohon maaf kepada para pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat adanya pawai tersebut.
Pawai Akbar Haflah Santri Nurul Hidayah ini bukan hanya sekadar perayaan semata, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara lembaga pendidikan, alumni, wali santri, dan seluruh masyarakat Omben. Semangat kebersamaan, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, serta nilai-nilai Islam dan kebangsaan yang terpancar dari kegiatan ini diharapkan dapat terus membara dan menginspirasi generasi muda Madura untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin.
(Saladin)
