-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tidak Transparan Penggunaan Dana Desa Warga Blawirejo ,Kedungpring Gruduk Kantor Desa

Selasa, 27 Januari 2026 | 1/27/2026 10:35:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-27T15:35:32Z

 

Lamongan – Ratusan warga Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Lamongan, melancarkan aksi damai di depan kantor desa setempat pada Selasa (27-1-2026). 


Massa menuntut keterbukaan informasi publik terkait penggunaan Dana Desa (DD) serta transparansi Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dinilai tertutup selama ini.


Aksi ini merupakan puncak kekecewaan warga setelah audiensi sebelumnya dengan pemerintah desa menemui jalan buntu. Saat itu, Kepala Desa (Kades) maupun perangkat desa dikabarkan enggan memberikan klarifikasi atau menunjukkan dokumen RAB yang diminta masyarakat.


Warga mulai memadati area kantor desa sejak pukul 09.00 WIB. Mereka membawa berbagai spanduk dan poster yang menyuarakan kritik tajam terkait dugaan praktik korupsi dan nepotisme di lingkungan pemerintahan desa.


Ketegangan sempat meningkat ketika pihak desa tidak memberikan respons sama sekali terhadap aspirasi massa. Kecewa karena tidak ditemui, massa bergeser mendatangi kediaman Kepala Desa Blawirejo. Namun, rumah sang Kades dalam kondisi tertutup rapat dan tanpa penghuni.


Salah satu warga, Kusman, menegaskan bahwa aksi ini murni gerakan masyarakat yang ingin memastikan hak-hak desa dikelola dengan benar.


"Kami ingin dana desa digunakan sesuai kebutuhan masyarakat, bukan untuk kepentingan tertentu. Transparansi adalah hak kami," tegas Kusman dalam orasinya.


Senada dengan Kusman, Galang, warga lainnya, menuntut agar pihak desa tidak menyembunyikan laporan keuangan. "RAB dan laporan keuangan harus dipublikasikan secara terbuka. Ini soal akuntabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pemimpinnya," cetusnya.


Sementara itu, Camat Kedungpring, Sutaji, berupaya meredam emosi warga. Ia berjanji akan memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak pemerintah desa agar konflik tidak berlarut-larut.


"Kami akan memfasilitasi tuntutan warga. Semua pihak harus bersikap terbuka agar persoalan ini dapat diselesaikan secara musyawarah," ujar Sutaji saat menenangkan massa.


Sayangnya, mediasi secara langsung gagal dilaksanakan hari ini. Kepala Desa beserta perangkat desa lainnya diketahui mangkir dan enggan memberikan tanggapan kepada warga.


Meski aksi berlangsung damai, tuntutan warga terhadap kejelasan realisasi anggaran tampaknya akan berbuntut panjang. Informasi yang dihimpun, persoalan ini telah masuk ke ranah hukum. Saat ini, proses hukum dikabarkan mulai berjalan, termasuk tahap pemanggilan sejumlah saksi pelapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.


Hingga berita ini diturunkan, warga mengancam akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih besar jika laporan RAB dan realisasi anggaran tidak segera dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat Desa Blawirejo 

( Ther )

×
Berita Terbaru Update