Surabaya - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah, Moh Taufik, mengambil langkah strategis dan penuh tanggung jawab dengan mengajukan cuti sementara dari jabatannya, terhitung mulai Rabu (14/1). Keputusan ini diambil bukan karena alasan lain, melainkan demi fokus menuntaskan studi Program Doktor (S3) yang tengah ia tekuni, yang kini memasuki fase ujian penting dan membutuhkan konsentrasi penuh.
Permohonan cuti ini disampaikan secara resmi melalui surat yang ditujukan kepada Dewan Penasihat DPP Madura Asli Sedarah, sebagai wujud penghormatan terhadap mekanisme internal organisasi serta komitmen untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati.
Dalam suratnya yang menyentuh, Moh Taufik mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kesempatan yang telah diberikan kepadanya untuk terus berkontribusi dan mengabdi kepada masyarakat melalui wadah Madura Asli Sedarah. Ia juga menyampaikan apresiasi yang tulus serta permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh jajaran pengurus, anggota, simpatisan, dan keluarga besar organisasi di seluruh pelosok Indonesia atas segala kekurangan dan khilaf yang mungkin terjadi selama masa kepemimpinannya.
"Keputusan untuk mengambil cuti ini semata-mata didorong oleh keinginan untuk menyelesaikan studi Program Doktor (S3) yang akan segera memasuki tahapan ujian penting. Saya menyadari bahwa tahapan ini membutuhkan fokus dan konsentrasi yang tinggi agar dapat diselesaikan dengan baik," tulis Moh Taufik dengan penuh ketulusan dalam suratnya.
Estafet Kepemimpinan: Menjaga Roda Organisasi Tetap Berputar Maju
Demi memastikan kelancaran roda organisasi dan keberlangsungan program-program yang telah direncanakan, Moh Taufik sepenuhnya mempercayakan kewenangan penunjukan Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum kepada Dewan Penasihat DPP Madura Asli Sedarah. Langkah ini mencerminkan komitmennya terhadap ketaatan struktural, penghormatan terhadap mekanisme organisasi, serta niat baik untuk menjaga stabilitas kepemimpinan dan menghindari terjadinya kekosongan kekuasaan.
Selama beberapa bulan terakhir masa jabatannya, Moh Taufik mengaku telah berupaya sekuat tenaga untuk merampungkan berbagai persoalan, baik internal maupun eksternal, serta aktif memberikan advokasi dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menegaskan bahwa semua capaian yang telah diraih oleh Madura Asli Sedarah tidak mungkin terwujud tanpa adanya dukungan, loyalitas, dan kebersamaan dari seluruh pengurus dan anggota yang solid.
Doa dan Harapan: Kekompakan Terjaga, Perjuangan Terus Berlanjut
Di penghujung suratnya, Moh Taufik menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala kepercayaan, doa, dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini. Ia berharap permohonan cutinya dapat dimengerti dan diterima dengan penuh kebijaksanaan oleh seluruh keluarga besar Madura Asli Sedarah.
"Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan kepada kita semua dalam menjaga marwah Madura Asli Sedarah dan meneruskan perjuangan untuk membela kepentingan masyarakat serta memajukan daerah kita tercinta," pungkasnya dengan penuh semangat.
Salinan surat permohonan cuti tersebut juga dikirimkan secara resmi kepada seluruh Ketua DPD, DPC, dan DPAC Madura Asli Sedarah se-Indonesia sebagai bentuk transparansi dan komunikasi yang baik dalam organisasi.
Keputusan Moh Taufik ini dinilai sebagai langkah yang bijaksana dan bertanggung jawab, yang menunjukkan perhatiannya terhadap kepentingan pribadi sekaligus keberlangsungan organisasi yang ia pimpin. Langkah ini juga menjadi bukti bahwa Madura Asli Sedarah adalah organisasi yang matang dan solid, yang mampu menghadapi tantangan dan perubahan dengan kepala dingin dan hati yang jernih.
Kini, seluruh keluarga besar Madura Asli Sedarah menantikan kehadiran seorang Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Umum yang akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan sementara waktu. Diharapkan, PLT Ketua Umum yang terpilih nanti dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga kekompakan organisasi, serta terus berjuang untuk mewujudkan visi dan misi Madura Asli Sedarah.
Semangat Moh Taufik dalam menuntut ilmu diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh anggota Madura Asli Sedarah untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Semoga Moh Taufik dapat segera menyelesaikan studinya dengan hasil yang memuaskan dan kembali memimpin Madura Asli Sedarah dengan energi baru dan semangat yang lebih membara!
