- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Bupati Konawe Utara Tertarik Pelajari Pengembangan Industri Hilirisasi di Morowali, Dorong Investasi Daerah

Jumat, 06 November 2026 | 11/06/2026 09:14:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-11-06T14:14:00Z
Bupati Konawe Utara, Ikbar, bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Kolaka melakukan kunjungan studi ke kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Jumat (6/11/2026). Kunjungan tersebut untuk melihat secara langsung pengembangan industri hilirisasi nikel, sistem pengelolaan kawasan industri, serta peluang investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daerah. 


Morowali, Liputan12.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan studi ke Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Jumat (6/11/2026). Kunjungan tersebut bertujuan melihat secara langsung perkembangan sektor pertambangan, pengelolaan sumber daya alam, serta penerapan industri hilirisasi, khususnya pada sektor pengolahan nikel.


Dalam agenda tersebut, rombongan mengunjungi kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk memperoleh gambaran mengenai pengembangan kawasan industri terpadu yang menjadi salah satu pusat aktivitas pengolahan dan hilirisasi nikel.


Bupati Konawe Utara, Ikbar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Morowali, khususnya Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, beserta jajaran yang telah memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan kunjungan tersebut.


Menurut Ikbar, kunjungan ke kawasan industri IMIP memberikan pengalaman dan wawasan baru mengenai pengelolaan potensi sumber daya alam melalui pengembangan industri yang terintegrasi.


“Secara pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Morowali, dalam hal ini Pak Iksan, yang telah memfasilitasi kami sampai dengan penghujung kegiatan ini. Di pabrik ini sangat luar biasa,” ujar Ikbar saat berada di kawasan IMIP.


Ia menjelaskan, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Morowali, dan Konawe Utara memiliki kesamaan karakteristik wilayah, terutama dari sisi potensi sumber daya alam berupa pertambangan nikel.


Kesamaan potensi tersebut dinilai dapat menjadi peluang bagi daerah untuk saling bertukar pengalaman dan mempelajari strategi pengembangan sektor pertambangan agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.


“Seperti yang disampaikan Bupati Kolaka, ada kesamaan antara Kolaka, Morowali, dan Konawe Utara. Apalagi kita di Sulawesi Tenggara, 47 persen wilayahnya memiliki tambang nikel,” katanya.


Ikbar menegaskan bahwa potensi sumber daya alam yang dimiliki daerah perlu dikelola secara optimal dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak cukup hanya dimanfaatkan melalui aktivitas pertambangan, tetapi juga perlu didukung pengembangan industri hilirisasi, sehingga menghasilkan nilai tambah ekonomi, membuka peluang kerja, serta mendorong pertumbuhan investasi.


Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan investasi di masing-masing kabupaten agar potensi daerah dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.


Dalam kesempatan tersebut, Ikbar turut menyinggung arah kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dua agenda besar nasional, yakni swasembada pangan dan swasembada energi.


Menurutnya, pengelolaan sumber daya alam, terutama yang berkaitan dengan sektor energi, harus sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat di daerah.


“Pengelolaan sumber daya alam kita di sektor energi harus bisa bermanfaat terhadap masyarakat, salah satunya dengan menghadirkan investasi di kabupaten masing-masing,” pungkasnya.


Kunjungan studi ini diharapkan menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpemerintah daerah dalam mengembangkan potensi unggulan masing-masing wilayah.


Pengalaman Kabupaten Morowali dalam mengembangkan kawasan industri berbasis hilirisasi nikel menjadi salah satu referensi yang dapat dipelajari oleh Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Kolaka dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi daerah.


Dengan pengelolaan potensi sumber daya alam yang terarah, dukungan investasi, serta penguatan sektor industri, daerah diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Penulis: Syaiful

×
Berita Terbaru Update