- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pertengahan November: Bansos PKH & BPNT Tahap 4 Diproyeksikan Cair, Warga Diminta Cek Data Sejak Dini

Kamis, 01 Oktober 2026 | 10/01/2026 11:15:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-01T04:15:14Z
Pemerintah memproyeksikan pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4 periode Oktober-Desember 2026 akan berlangsung pertengahan November 2026. Warga penerima manfaat diminta segera mengecek status data kepesertaan agar bantuan tidak gagal cair.


Sampang, Liputan12.com — Kabar mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako kembali menjadi perhatian masyarakat. Untuk tahap 4 periode Oktober–Desember 2026, pencairan disebut diproyeksikan berlangsung sekitar pertengahan November 2026.


Namun, jadwal tersebut perlu dipahami sebagai perkiraan dan tetap menunggu informasi serta penetapan resmi dari pemerintah. Karena itu, masyarakat penerima manfaat disarankan tidak hanya menunggu pencairan, tetapi juga memastikan status kepesertaannya sejak sekarang.


Perkiraan Besaran Bantuan


Untuk program BPNT/Sembako, nilai bantuan disebut sebesar Rp200.000 per bulan. Apabila pencairan dilakukan sekaligus untuk tiga bulan, akumulasi yang diterima mencapai Rp600.000.


Sementara untuk PKH, besaran bantuan tidak sama untuk setiap keluarga karena disesuaikan dengan kategori komponen penerima yang memenuhi ketentuan program. Jika pencairan dilakukan secara akumulatif tiga bulan, nominal yang diterima akan mengikuti komponen dan ketentuan yang berlaku.


Jangan Hanya Menunggu Pencairan


Masyarakat perlu memastikan data kepesertaan tetap aktif. Perubahan kondisi keluarga, administrasi kependudukan, maupun hasil pemutakhiran data dapat memengaruhi status penerima bantuan.


Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :


- Nama dan data penerima masih tercatat dalam basis data penerima bansos yang telah dimutakhirkan.

- Data KTP dan KK sesuai serta dapat dipadankan dengan data kependudukan.

- Penerima masih memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah untuk masing-masing program.


Cara Mengecek Status Bansos


Masyarakat dapat melakukan pengecekan melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos.


Langkahnya:


1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.

2. Pilih wilayah sesuai tempat tinggal.

3. Masukkan nama sesuai identitas.

4. Lakukan pencarian data.

5. Periksa informasi status penerima yang ditampilkan.


Jika data masih tercatat sebagai penerima, masyarakat dapat menunggu informasi pencairan sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.


Sebaliknya, apabila nama tidak ditemukan atau terdapat ketidaksesuaian data, warga dapat melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa/kelurahan atau instansi terkait untuk mengetahui penyebab dan prosedur pemutakhiran data.


Waspadai Pungutan Mengatasnamakan Bansos


Masyarakat juga diimbau berhati-hati terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas dan meminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi, pencairan, pendataan, atau pengurusan bantuan.


Jangan memberikan uang maupun data pribadi kepada pihak yang tidak jelas. Untuk memastikan informasi, gunakan kanal resmi pemerintah atau tanyakan langsung kepada aparat desa/kelurahan dan instansi yang berwenang.


Yang terpenting, warga tidak perlu panik dan tidak terburu-buru mempercayai informasi pencairan yang beredar melalui pesan berantai. Jadwal dan mekanisme pencairan tetap perlu merujuk pada informasi resmi pemerintah.


Bagi masyarakat Madura yang merasa memenuhi kriteria penerima, mengecek status data sejak dini menjadi langkah penting agar apabila ditemukan persoalan administrasi, dapat segera dikonfirmasi sebelum periode pencairan berlangsung.



Penulis: AGUS MANDIE

×
Berita Terbaru Update