Lamongan, Liputan12.com — Upaya membangun sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan dunia pendidikan terus dilakukan guna mendukung peningkatan mutu pembelajaran serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Komitmen tersebut tercermin dalam kunjungan kerja Ketua Umum LSM HJM, Sukadi, S.H., bersama Ketua Umum Jangkar Nusantara, Sulikan, ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babatkumpul, Kabupaten Lamongan, Kamis (15/10/2026).
Kedatangan kedua pimpinan organisasi tersebut disambut langsung oleh Kepala SDN Babatkumpul, Kusnia, S.Pd., di ruang kerjanya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi ruang komunikasi untuk mempererat tali silaturahmi, bertukar pandangan, serta membahas pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga diharapkan membuka peluang terbangunnya komunikasi yang berkelanjutan antara lembaga kemasyarakatan dan pihak sekolah. Melalui koordinasi yang baik, berbagai aspirasi, kebutuhan, serta tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan dapat dibicarakan secara terbuka dan dicarikan solusi bersama.
LSM sebagai Mitra Konstruktif Dunia Pendidikan
Ketua Umum LSM HJM, Sukadi, S.H., menyampaikan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam mendorong terciptanya tata kelola pendidikan yang lebih baik. Menurutnya, keberadaan LSM dapat menjadi mitra yang memberikan masukan, menyerap aspirasi, sekaligus mendorong transparansi dan akuntabilitas melalui pendekatan yang konstruktif.
Ia menegaskan, komunikasi antara organisasi masyarakat dan institusi pendidikan perlu dibangun atas dasar keterbukaan, saling menghormati, serta kepentingan bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Koordinasi ini merupakan langkah konkret kami untuk memastikan sekolah mendapatkan dorongan positif. Kami berkomitmen untuk terus mengawal dan mendukung terciptanya iklim belajar-mengajar yang makin berkualitas,” ujar Sukadi.
Menurutnya, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya berada di pundak tenaga pendidik dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan perhatian dari berbagai unsur masyarakat. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui komunikasi yang sehat, penyampaian saran yang membangun, serta kepedulian terhadap kebutuhan dan perkembangan peserta didik.
Sukadi berharap, hubungan baik yang telah terjalin dapat menjadi awal dari kerja sama yang berkesinambungan, sehingga upaya meningkatkan kualitas pendidikan dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.
Jangkar Nusantara Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Senada dengan Sukadi, Ketua Umum Jangkar Nusantara, Sulikan, menilai bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Menurutnya, sekolah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan. Diperlukan keterlibatan orang tua, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan lainnya agar tercipta lingkungan yang mendukung proses belajar-mengajar.
“Sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan sekolah sangat vital. Ketika lembaga masyarakat dan pihak sekolah berjalan beriringan, kita bisa menciptakan benteng yang kuat untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” tegas Sulikan.
Ia juga menekankan bahwa kepedulian masyarakat terhadap dunia pendidikan hendaknya diwujudkan melalui tindakan positif dan komunikasi yang bertanggung jawab. Dengan demikian, setiap masukan dapat menjadi bahan evaluasi yang bermanfaat bagi sekolah, bukan justru menimbulkan persoalan baru.
Sulikan berharap, pertemuan tersebut dapat memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak.
Kepala Sekolah Apresiasi Kepedulian Organisasi Masyarakat
Sementara itu, Kepala SDN Babatkumpul, Kusnia, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Umum LSM HJM dan Ketua Umum Jangkar Nusantara. Ia menilai perhatian serta kepedulian dari unsur masyarakat merupakan hal positif yang dapat memperkuat semangat tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
“Kami sangat bersyukur dan menyambut baik kehadiran Bapak Sukadi dan Bapak Sulikan. Perhatian dan kepedulian dari LSM HJM serta Jangkar Nusantara menjadi motivasi besar bagi kami di SDN Babatkumpul untuk terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik,” ungkap Kusnia.
Ia menjelaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang terbuka dan responsif. Melalui dialog serta pertukaran gagasan, pihak sekolah dapat memperoleh perspektif tambahan dalam menghadapi berbagai kebutuhan dan tantangan penyelenggaraan pendidikan dasar.
“Dunia pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan masukan, sinergi, serta pengawasan yang membangun dari masyarakat. Saya berharap silaturahmi dan koordinasi seperti ini terus terjaga secara berkelanjutan, sehingga setiap tantangan dalam pengelolaan pendidikan dasar dapat kita cari solusinya bersama secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.
Kusnia berharap, hubungan baik antara pihak sekolah dan organisasi kemasyarakatan dapat terus dipelihara dengan mengedepankan komunikasi yang terbuka, sikap saling menghormati, serta orientasi pada kepentingan peserta didik.
Bangun Komunikasi Berkelanjutan untuk Pendidikan Berkualitas
Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi santai mengenai pentingnya menjaga koordinasi dan membangun langkah-langkah strategis untuk mendukung kemajuan pendidikan di SDN Babatkumpul.
Dalam pertemuan itu, transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan mutu pembelajaran menjadi bagian dari pembahasan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui komunikasi yang berkesinambungan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen, dengan tetap menempatkan kepentingan peserta didik sebagai prioritas utama. Kolaborasi yang sehat antara sekolah dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kepercayaan, mendorong penyelesaian persoalan secara konstruktif, serta menciptakan suasana pendidikan yang semakin baik.
Dengan terjaganya silaturahmi dan koordinasi, LSM HJM, Jangkar Nusantara, dan pihak SDN Babatkumpul diharapkan dapat terus membangun komunikasi positif demi mendukung penyelenggaraan pendidikan dasar yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada masa depan generasi penerus bangsa.
(Ther)

