- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kodim 0808/Blitar Optimalkan Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Terpadu di Srengat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 10/23/2026 03:22:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-10-23T08:22:50Z
Personel Kodim 0808/Blitar melakukan pemberian pakan kepada ternak domba di kawasan pertanian terpadu Desa Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pemeliharaan ternak menjadi salah satu bagian dari program integrated farming yang menggabungkan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dalam satu kawasan.


Blitar, Liputan12.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0808/Blitar terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sistem pertanian terpadu atau integrated farming. Program ini diwujudkan melalui pengelolaan lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare di Desa Dandong, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.


Kawasan percontohan tersebut dikelola melalui Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar dengan mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan dalam satu kawasan. Pengelolaan serta pemantauan kegiatan dilakukan secara berkala, sebagaimana dilaporkan pada Jumat (23/10/2026).


Program ini menjadi salah satu langkah nyata Kodim 0808/Blitar dalam mengoptimalkan potensi lahan agar dapat dimanfaatkan secara produktif. Melalui sistem pertanian terpadu, berbagai jenis komoditas dikembangkan secara berdampingan, mulai dari tanaman hortikultura dan palawija, budidaya ikan air tawar, hingga pemeliharaan ternak.





Komandan Kompi (Danki) Produksi Kodim 0808/Blitar, Kapten Kav Suyanto, menjelaskan bahwa sektor pertanian di kawasan tersebut difokuskan pada penanaman sejumlah komoditas yang memiliki nilai produktif.


Salah satu capaian yang telah diraih adalah keberhasilan panen raya semangka dengan hasil produksi mencapai lebih dari 10 ton. Capaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan kegiatan pertanian yang dijalankan di lahan percontohan tersebut.


Selain semangka, kawasan ini juga dimanfaatkan untuk membudidayakan tanaman cabai atau lombok dan pepaya. Pengembangan beberapa komoditas tersebut menjadi bagian dari upaya memaksimalkan penggunaan lahan sekaligus memperluas jenis hasil pertanian yang dapat dihasilkan.




Integrasikan Pertanian, Perikanan, dan Peternakan


Tidak hanya berfokus pada tanaman pangan dan hortikultura, Kodim 0808/Blitar juga mengembangkan sektor perikanan sebagai bagian dari konsep pertanian terpadu.


Pada sektor ini, budidaya ikan air tawar dilakukan menggunakan teknologi kolam sistem bioflok. Komoditas yang dibudidayakan meliputi ikan lele dan ikan nila.


Sistem tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha perikanan di kawasan percontohan yang dikelola Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar. Pengelolaan kolam dilakukan secara rutin, termasuk kegiatan perawatan dan pembersihan area budidaya untuk mendukung keberlangsungan pemeliharaan ikan.


Di sektor peternakan, kegiatan diarahkan pada pemeliharaan dan pengembangan ternak kambing serta sapi. Keberadaan sektor ini melengkapi kegiatan pertanian dan perikanan sehingga berbagai bidang produktif dapat dikelola dalam satu kawasan.


Integrasi ketiga sektor tersebut menjadi karakter utama program integrated farming yang diterapkan di Desa Dandong. Pertanian, perikanan, dan peternakan ditempatkan sebagai bidang yang saling melengkapi dalam pengelolaan kawasan produktif.


Prajurit Terlibat Langsung dalam Pengelolaan


Pelaksanaan program ini melibatkan prajurit TNI aktif yang menjalankan tugas pemeliharaan dan pengelolaan setiap sektor. Keterlibatan langsung personel di lapangan menjadi bagian penting dalam menjaga kegiatan operasional kawasan agar tetap berjalan sesuai pembagian tugas.


Dalam kegiatan sehari-hari, pembagian tugas dilakukan secara terstruktur berdasarkan bidang masing-masing.


Personel yang bertugas di sektor pertanian berfokus pada perawatan tanaman dan pembersihan rumput liar. Sementara itu, anggota yang menangani peternakan bertugas mencari pakan bagi ternak yang dipelihara.


Adapun personel di sektor perikanan menjalankan perawatan kolam bioflok, termasuk membersihkan area budidaya. Pembagian tanggung jawab tersebut mendukung pelaksanaan kegiatan di masing-masing sektor agar dapat berjalan secara terarah.


Kegiatan ini juga terlihat melalui dokumentasi lapangan yang memperlihatkan personel melakukan perawatan tanaman, mengelola pakan ternak, serta menangani fasilitas budidaya ikan.


Pengembangan Kawasan Produktif untuk Ketahanan Pangan


Pengelolaan lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare tersebut memperlihatkan pendekatan Kodim 0808/Blitar dalam mengembangkan potensi pertanian melalui penggabungan beberapa sektor produksi.


Keberhasilan panen semangka lebih dari 10 ton menjadi salah satu hasil yang telah dicapai. Sementara pengembangan cabai, pepaya, budidaya lele dan nila, serta pemeliharaan kambing dan sapi menjadi bagian lain dari kegiatan yang terus dikelola di kawasan tersebut.


Melalui program ini, Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar menjalankan kegiatan pertanian terpadu dengan mengandalkan perawatan rutin dan pembagian tugas personel sesuai bidangnya.


Keberlanjutan pengelolaan kawasan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas setiap sektor. Dengan demikian, pelaksanaan program tidak hanya mencakup penanaman dan budidaya, tetapi juga perawatan tanaman, pemeliharaan ternak, serta pengelolaan kolam perikanan.


Program pertanian terpadu di Desa Dandong ini merupakan wujud keterlibatan Kodim 0808/Blitar dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan dan pengembangan berbagai komoditas produktif.



Sumber: Dim0808

Liputan12.com

×
Berita Terbaru Update