Palembang liputan 12.com
Senin,7/09/26.
Selain masalah banjir dan genangan, kota Palembang juga dikenal dengan masalah klasik, yaitu "sampah",.
Kurangnya fasilitas TPS,yang tersedia dan di perparah lagi dengan kurang nya kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempat yang ada, membuat sampah menjadi masalah besar pemerintah kota Palembang.
Seperti TPS yang ada di pinggir jalan protokol kota Palembang, di jalan jendral Sudirman km.5, kelurahan Sukabangun kecamatan Sukarami.
Tepatnya di RT 01, RW 01,sampah berserakan dan mulai menganggu lingkungan dan menjadi pemandangan yang tidak elok di pinggir jalan protokol dan didepan pertokoan.
Menyikapi hal tersebut, Lurah Sukabangun berkoordinasi dengan Dinas lingkungan hidup (DLHK), langsung mendatangi lokasi dan melaksanakan relokasi TPS yang ada ke tempat yang di sediakan pemerintah,yaitu di area pasar tradisional Palimo (km.5).,yang tak jauh dari lokasi semula.
Dan melalui Ketua RT dan RW Lurah Sukabangun Hendrik Buditama,Spd.MSI, menghimbau Warga untuk tidak membuang sampah di tempat yang sudah di relokasi.
Bukan itu saja kesadaran Warga membuang sampah di kolam retensi pun masih terjadi.
Hal tersebut dikeluhkan Warga di kawasan RW 05 kelurahan Sukabangun.
Kolam retensi yang Baru saja di keruk sedimen dan dibersihkan sampahnya,dan sempat di gadang gadang menjadi destinasi memancing bagi Warga Sukabangun,kini sudah Mulai dipenuhi sampah.
Upaya pemerintah kota dengan menggelontorkan biaya yang besar,akan menjadi sia sia, Tanpa ada kesadaran dan peran serta masyarakat dan semua pihak untuk saling menjaga kolam retensi tersebut.
Dan bukan tidak mungkin saat musim hujan sampah akan semakin banyak dan menyumbat pintu air dan berakibat banjir meluap hingga ke pemukiman warga sekitar seperti sebelum nya, sedimentasi di keruk oleh pemerintah.
Ancam banjir dan genangan serta hilangnya fungsi kolam retensi,akan menimbulkan masalah Baru.
Dibutuhkan kerjasama dan kesadaran semua pihak dan peran serta masyarakat sekitar, untuk mengembalikan fungsi kolam retensi/ waduk agar dapat bermanfaat dan tidak menjadi masalah dan berakibat Bencana.
(wnd -palembang)