- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Tiga Hari Menjelang Pernikahan, Kamarud Menghilang, Mobil Ditemukan di Atas Jembatan

Selasa, 22 September 2026 | 9/22/2026 03:01:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-22T08:01:27Z
Kebahagiaan yang seharusnya datang pada 24 September 2026 berubah menjadi kecemasan. Tiga hari menjelang pernikahan, Kamarud, warga Tualang Baru, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, dilaporkan menghilang sejak Minggu (20/9/2026), sementara mobil Toyota Calya miliknya ditemukan terlantar di atas jembatan Alur Manis atau Titi Kuning.

Aceh Tamiang, Liputan12.com — Tiga hari menjelang pernikahan yang telah dijadwalkan pada 24 September 2026, keluarga Kamarud justru diliputi kecemasan. Warga Tualang Baru (Tualang Cut), Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, tersebut dilaporkan belum diketahui keberadaannya sejak Minggu (20/9/2026).


Kecemasan keluarga semakin meningkat setelah mobil Toyota Calya yang biasa digunakan Kamarud ditemukan dalam kondisi ditinggalkan di atas jembatan kawasan Alur Manis, atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai Titi Kuning, Kecamatan Rantau.


Penemuan kendaraan tersebut kemudian menjadi titik awal keluarga melakukan pencarian. Informasi mengenai mobil itu juga beredar di media sosial, sementara keberadaan Kamarud hingga kini belum diketahui.


Kakak ipar Kamarud, Siti Baroro, melalui unggahan di akun Facebook miliknya menyampaikan bahwa kendaraan tersebut memang dibawa oleh Kamarud.


“Yang bawa mobil ini adik kami Kamarud. Saat ini kita tidak tahu alasan apa si adik meninggalkan mobilnya di sana,” tulis Siti.


Keterangan tersebut juga kemudian muncul dalam pemberitaan sejumlah media yang mengabarkan belum ditemukannya Kamarud Zaman setelah mobil yang diduga digunakannya ditemukan di kawasan jembatan Alur Manis.


Mobil Sudah Dibawa Pulang, Kamarud Belum Ditemukan


Setelah ditemukan, kendaraan tersebut kemudian dibawa pulang oleh pihak keluarga. Namun, dari mobil itu keluarga belum memperoleh informasi yang dapat menjelaskan keberadaan Kamarud.


Menurut keterangan keluarga, telepon seluler, dompet, maupun kunci mobil milik Kamarud juga tidak ditemukan bersama kendaraan tersebut.


Keluarga selanjutnya mencoba menghubungi nomor telepon yang biasa digunakan Kamarud. Namun, nomor tersebut disebut sudah tidak aktif.


Kondisi itu membuat kekhawatiran keluarga semakin besar, terlebih hilangnya Kamarud terjadi hanya beberapa hari menjelang tanggal pernikahan yang telah direncanakan.


Tanggal 24 September 2026 yang seharusnya menjadi hari bahagia bagi Kamarud dan keluarga kini justru diwarnai pencarian dan penantian.


Melalui media sosial, Siti juga menyampaikan harapan agar Kamarud segera kembali dan jika memang terdapat persoalan, dapat diselesaikan bersama keluarga.


“Dik pulanglah kalau ada masalah kita selesaikan,” tulis Siti.


Keluarga berharap Kamarud dalam kondisi selamat dan tidak mengalami sesuatu yang membahayakan dirinya.


Ada Informasi dari Arah Medan


Di tengah pencarian tersebut, keluarga juga memperoleh informasi dari seseorang yang disebut baru datang dari arah Medan.


Menurut informasi yang diterima keluarga, orang tersebut mengaku melihat seorang pria yang memiliki ciri-ciri menyerupai Kamarud sedang berjalan kaki tanpa menggunakan sandal.


Informasi itu kemudian ditindaklanjuti keluarga dengan mendatangi lokasi yang dimaksud.


Namun, ketika keluarga tiba, pria yang dimaksud sudah tidak berada di lokasi.


“Kami langsung kejar pergi ke lokasi, tapi tidak ketemu lagi,” kata Siti, sebagaimana keterangan yang disampaikan pihak keluarga.


Hingga kini, informasi tersebut masih menjadi bagian dari upaya pencarian dan belum dapat dipastikan bahwa pria yang dilihat tersebut adalah Kamarud.


Polisi: Keluarga Belum Membuat Laporan Resmi


Liputan12.com kemudian mengonfirmasi informasi mengenai hilangnya Kamarud kepada Kapolsek Manyak Payed, Aceh Tamiang, Iptu Sabaruddin, melalui pesan WhatsApp pada Selasa (22/9/2026).


Kapolsek membenarkan bahwa pihaknya mengetahui adanya informasi mengenai Kamarud. Namun, hingga saat dikonfirmasi, keluarga disebut belum membuat laporan resmi ke Polsek Manyak Payed.


“Infonya benar. Tapi pihak keluarga tidak ada membuat laporan ke Polsek Manyak Payed,” jawab Iptu Sabaruddin.


Dengan demikian, hingga Selasa (22/9/2026), keberadaan Kamarud masih belum diketahui.


Keluarga pun masih terus berupaya mencari informasi mengenai keberadaannya, termasuk menindaklanjuti setiap informasi yang dinilai berkaitan dengan pencarian tersebut.


Tiga hari menjelang 24 September, tanggal yang seharusnya menjadi momentum pernikahan Kamarud, keluarga kini hanya berharap satu hal: agar Kamarud segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.


Masyarakat yang memiliki informasi terverifikasi mengenai keberadaan Kamarud diharapkan segera menyampaikannya kepada keluarga atau pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.



Reporter: Sutrisno, Kaperwil Aceh, Liputan12.com

×
Berita Terbaru Update