- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

SDN Primpen Bluluk Sambut Pagi dengan Hangat Lewat Tradisi Senyum, Salam, dan Sapa

Senin, 28 September 2026 | 9/28/2026 10:59:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-28T15:59:55Z
Suasana hangat menyelimuti pagi di SD Negeri Primpen, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, Senin (28/9/2026). Setiap siswa yang datang disambut senyum, salam, dan sapaan para guru di pintu masuk sekolah sebagai bagian dari pembiasaan budaya 3S: Senyum, Salam, Sapa.


Lamongan, Liputan12.com — Suasana pagi di SD Negeri Primpen, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan, terasa hangat dan penuh keramahan. Setiap peserta didik yang datang ke sekolah disambut dengan senyum, salam, dan sapaan dari para guru sebagai bagian dari pembiasaan karakter positif sejak dini.


Sejak pagi, para guru tampak berdiri di area pintu masuk sekolah. Dengan penampilan rapi dan penuh keramahan, mereka menyambut satu per satu siswa yang datang. Sapaan seperti “Selamat pagi” dan salam “Assalamualaikum” terdengar bersahutan, menciptakan suasana akrab sekaligus menumbuhkan rasa nyaman sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.


Kepala SDN Primpen Bluluk, Dedi, menjelaskan bahwa budaya 3S, yakni Senyum, Salam, dan Sapa, diterapkan secara konsisten sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah.


Menurutnya, pembiasaan tersebut bukan sekadar rutinitas menyambut siswa, melainkan menjadi langkah sederhana untuk menanamkan nilai kesopanan, penghormatan, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.


“Pagi hari adalah kunci yang menentukan energi belajar anak-anak sepanjang hari. Ketika mereka disambut dengan rasa hormat, kehangatan, dan doa melalui salam, mereka akan merasa aman dan dihargai. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi pembentukan akhlak mulia dan kebiasaan saling menghormati,” tutur Dedi, Senin (28/9/2026).


Pembiasaan 3S juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara guru dan peserta didik. Interaksi sederhana yang dilakukan sejak siswa memasuki lingkungan sekolah tersebut diharapkan mampu menciptakan hubungan yang lebih positif tanpa menghilangkan sikap saling menghormati.


Suasana yang hangat sejak pagi turut memberikan warna tersendiri dalam proses pembelajaran. Siswa tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi akademik, tetapi juga dibiasakan memiliki sikap santun, ramah, disiplin, dan menghargai orang lain.


Melalui budaya 3S, SDN Primpen Bluluk menunjukkan bahwa pendidikan karakter dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Senyum, salam, dan sapaan yang diberikan setiap pagi diharapkan menjadi bekal bagi siswa untuk membawa nilai-nilai kesantunan tersebut, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk pribadi generasi muda yang berakhlak, percaya diri, peduli, dan mampu menebarkan energi positif di lingkungan sekitarnya.



(Ther)

×
Berita Terbaru Update