Manggarai, Liputan12.com – Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan masih menjadi tantangan yang dihadapi peserta didik di SDI Toang. Di tengah keterbatasan tersebut, kebutuhan terhadap berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) hingga kini masih sangat diharapkan dari berbagai pihak.
Salah seorang guru yang telah mengabdi selama kurang lebih lima tahun di SDI Toang, Vinsensa Lisa Kosta, menuturkan bahwa sekolah masih membutuhkan sejumlah bantuan untuk menunjang proses pembelajaran para peserta didik.
Menurut Vinsensa, kebutuhan tersebut antara lain berupa terpal, buku, alat tulis kantor (ATK), serta berbagai sarana penunjang lainnya yang diperlukan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
![]() |
| Gedung SDI Toang Rusak Total Akibat Gempa |
"Kami masih membutuhkan bantuan berupa terpal, buku serta ATK lainnya untuk memenuhi fasilitas peserta didik selama KBM berlangsung," tutur Vinsensa Lisa Kosta.
Ia mengatakan, kondisi keterbatasan yang ada membuat para peserta didik sangat membutuhkan perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak. Mereka berharap ada uluran tangan yang dapat membantu meringankan beban sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di SDI Toang.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas jangan sampai menjadi penghalang bagi peserta didik untuk mendapatkan pendidikan dan mengejar cita-cita mereka.
![]() |
| Kondisi ruangan KBM yang darurat dan masih membutuhkan terpal dan Alat tulis. |
"Kondisi dan situasi peserta didik saat ini masih penuh keterbatasan. Kami sangat mengharapkan uluran tangan dari semua pihak yang ingin membantu dan meringankan beban mereka, sehingga anak-anak tetap bisa melanjutkan pendidikan dan menggapai cita-cita yang diinginkan," imbuhnya.
Tak hanya perlengkapan belajar, kebutuhan terhadap pasokan air minum bersih juga masih menjadi salah satu harapan yang disampaikan pihak sekolah.
Vinsensa menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih mengharapkan adanya bantuan air minum bersih serta sarana penunjang lainnya yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan di lingkungan SDI Toang.
"Kami juga masih mengharapkan bantuan pasokan air minum bersih serta sarana penunjang lainnya untuk menunjang kebutuhan pendidikan di SDI Toang," ujarnya.
Sebagai seorang guru yang telah mengabdikan diri selama lima tahun di sekolah tersebut, Vinsensa berharap perhatian terhadap kondisi SDI Toang tidak berhenti pada kepedulian semata. Ia berharap bantuan nyata dapat diberikan agar kebutuhan dasar peserta didik dan fasilitas pembelajaran secara bertahap dapat terpenuhi.
Keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga sosial, komunitas maupun masyarakat, dinilai sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para peserta didik di SDI Toang.
Di tengah berbagai keterbatasan yang ada, harapan para guru tetap sama, yakni agar anak-anak SDI Toang dapat terus belajar dengan layak, memiliki fasilitas yang memadai, dan tetap memiliki kesempatan untuk menatap masa depan serta menggapai cita-cita mereka.
Kontributor:Yohanes
Sinding, Manggarai:NTT


