- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Saat Penyintas Gempa Masih Berjuang Pulih, OFM Hadir Membawa Layanan Kesehatan Gratis ke Lengkosambi

Kamis, 17 September 2026 | 9/17/2026 10:57:00 AM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-17T03:59:15Z
Sebulan setelah gempa M7,7 mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026, 56 penyintas di Desa Lengkosambi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, akhirnya mendapatkan layanan kesehatan gratis dari Ordo Fratrum Minorum (OFM) Indonesia.


Ngada, Liputan12.com – Gempa bumi yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 tidak serta-merta berakhir ketika getaran berhenti. Bagi masyarakat yang merasakan langsung bencana tersebut, perjalanan untuk kembali menjalani kehidupan normal masih membutuhkan waktu, perhatian, serta pendampingan dari berbagai pihak.


Di tengah proses pemulihan itu, Ordo Fratrum Minorum (OFM) Indonesia melalui program “OFM Indonesia Peduli Flores” hadir menyapa masyarakat Desa Lengkosambi Barat, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Kehadiran tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipusatkan di Kantor Desa Lengkosambi Barat pada Sabtu (12/9/2026).





Sebanyak 56 warga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari penyintas gempa dan masyarakat lainnya yang memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi mengenai keluhan yang dirasakan.


Bagi warga, kegiatan itu bukan sekadar pelayanan pemeriksaan kesehatan. Kehadiran OFM menjadi bentuk perhatian langsung kepada masyarakat yang masih berada dalam tahapan pemulihan pascabencana.


Sebab, persoalan yang dihadapi masyarakat setelah bencana tidak hanya berkaitan dengan kerusakan rumah, fasilitas, maupun kebutuhan sehari-hari. Kondisi kesehatan warga juga menjadi bagian penting yang perlu terus diperhatikan.


Perangkat Desa Lengkosambi Barat, Kaur Umum Agustinus Podi, menyampaikan bahwa kehadiran OFM memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak gempa.


“Ini merupakan bentuk kepedulian OFM untuk masyarakat yang terdampak agar segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar Agustinus.


Menurutnya, pelayanan kesehatan tersebut sangat berarti bagi warga karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sekaligus mendapatkan ruang konsultasi atas berbagai keluhan yang dirasakan.


Pemeriksaan kesehatan juga menjadi salah satu upaya untuk membantu memantau kondisi masyarakat setelah melewati situasi bencana.


Bagi para penyintas, perhatian seperti itu memiliki arti tersendiri. Di tengah perjuangan membangun kembali kehidupan setelah gempa, mereka tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga pendampingan dan kepedulian yang menyentuh kebutuhan dasar.


Kehadiran OFM di Lengkosambi Barat sekaligus menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana merupakan proses yang membutuhkan kebersamaan. Pemerintah, lembaga sosial, organisasi keagamaan, relawan, serta masyarakat dapat mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing untuk membantu warga bangkit secara perlahan.


Melalui program “OFM Indonesia Peduli Flores”, OFM Indonesia memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah Flores. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip Preferential Option for the Poor, yakni memberikan perhatian khusus kepada masyarakat miskin, rentan, dan mereka yang membutuhkan.


Bagi masyarakat Desa Lengkosambi Barat, layanan kesehatan gratis tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian di tengah perjalanan panjang pemulihan pascagempa.


Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu warga memperoleh akses pelayanan kesehatan, tetapi juga memberikan semangat bahwa dalam menghadapi masa pemulihan, mereka tidak berjalan sendiri.


Agustinus Podi pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OFM yang telah hadir serta memberikan perhatian kepada masyarakat penyintas gempa di desanya.


“Terima kasih kepada OFM yang sudah memiliki kepedulian untuk meringankan beban para penyintas, khususnya bagi warga desa kami,” katanya.



Kontributor: Yohanes Sinding

Wartawan NTT

×
Berita Terbaru Update