- -->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pererat Silaturahmi di Kota Pahlawan, Alumni Ponpes Nurul Hidayah Sumberbulu Gelar Pertemuan Akbar

Sabtu, 19 September 2026 | 9/19/2026 11:27:00 PM WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-19T16:31:03Z
Semangat ukhuwah Islamiyah terus dijaga. Meski tersebar di berbagai kota, puluhan alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah Sumberbulu, Kedungdung, Sampang, menggelar Pertemuan Akbar di Kota Pahlawan, bertempat di kediaman Ustaz H. Abd Malik, Surabaya, September 2026.


Surabaya, Liputan12.com — Ikatan silaturahmi dan persaudaraan alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Sumberbulu, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, terus dijaga meski para alumninya kini tersebar di berbagai daerah.


Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pertemuan Akbar Alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang digelar di kediaman Ustaz H. Abd Malik, Surabaya. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kekeluargaan, dan nuansa religius.


Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi momentum bagi para alumni untuk kembali bersua dan bernostalgia dengan masa-masa menimba ilmu di pesantren, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat tali silaturahmi antara alumni, pengasuh, serta para tokoh yang selama ini memiliki perhatian terhadap keberlangsungan hubungan kekeluargaan alumni.





Dalam kegiatan tersebut, turut hadir langsung pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah dari Madura, KH Abd Mujib Sahrutdin. Hadir pula Ketua Alumni KH Ismael Romli dan Ustaz Farhan Soleh.


Kehadiran para tokoh tersebut menjadi penyemangat tersendiri bagi para alumni yang saat ini tinggal di Surabaya maupun yang berdomisili di sejumlah kota lainnya.


Suasana pertemuan semakin bermakna ketika kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Farhan Soleh. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan para alumni agar tidak melupakan bekal keagamaan yang telah diperoleh selama berada di lingkungan pesantren.


Menurutnya, kehidupan di kota besar memiliki dinamika tersendiri. Berbagai kesibukan, lingkungan pergaulan, pekerjaan, serta tantangan kehidupan dapat menjadi ujian bagi setiap orang dalam mempertahankan nilai-nilai keimanan.





Karena itu, Ustaz Farhan berpesan agar para alumni senantiasa memperkuat iman dan menjaga hubungan dengan Allah SWT.


“Kalau kita tinggal di kota, banyak rintangan dan tantangan. Karena itu, iman harus diperkuat. Jangan sampai lingkungan dan kesibukan membuat kita lupa terhadap nilai-nilai agama yang sudah kita dapatkan di pesantren,” pesannya.


Ia juga memberikan penekanan khusus mengenai kewajiban melaksanakan salat lima waktu.


Menurutnya, kesibukan dalam pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari tidak boleh menjadi alasan untuk meninggalkan kewajiban tersebut. Di mana pun seorang alumni berada, baik di Surabaya maupun di kota lainnya, kewajiban kepada Allah SWT harus tetap menjadi perhatian utama.


“Jangan sampai lupa salat lima waktu. Sesibuk apa pun kita, di mana pun kita berada, salat lima waktu jangan ditinggalkan,” tegasnya.


Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi para alumni bahwa pendidikan pesantren bukan hanya tentang ilmu yang dipelajari di lingkungan pondok, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai tersebut tetap diamalkan ketika seseorang telah kembali ke tengah masyarakat.






Pertemuan Akbar ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkokoh persaudaraan, saling mengingatkan dalam kebaikan, serta menjaga hubungan antara alumni dengan pesantren.


Para alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah yang kini berada di Surabaya dan berbagai daerah lainnya diharapkan tetap membawa nama baik almamater dengan menunjukkan akhlak, kepedulian, serta perilaku yang mencerminkan nilai-nilai pendidikan pesantren.


Di tengah kesibukan kehidupan perkotaan, pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa jarak dari pesantren bukan berarti harus jauh dari nilai-nilai agama.


Silaturahmi yang terus terjaga diharapkan menjadi kekuatan bagi keluarga besar alumni Pondok Pesantren Nurul Hidayah untuk terus berjalan bersama, saling mendukung, dan saling mengingatkan dalam kebaikan.


Dengan semangat kebersamaan tersebut, Pertemuan Akbar Alumni di Surabaya menjadi salah satu wujud nyata bahwa ikatan alumni dan pesantren tetap dapat terjalin kuat, meskipun para alumninya telah tersebar di berbagai daerah.



Samsul 

×
Berita Terbaru Update