TEGAL, LIPUTAN 12 . COM - Kehadiran Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten menjadi pilar penting stabilitas daerah. Hal ini ditegaskan Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman yang memuji konsistensi IWO menjadi mitra terpercaya pemerintah, guna melawan berita tidak jelas dan menyebarkan informasi yang bisa dipertanggungjawabkan di tengah derasnya arus media sosial.
Ungkapan ini disampaikan langsung saat puncak perayaan ulang tahun ke-14 IWO yang berlangsung meriah di Desa Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, Rabu (16/9/2026).
“Saya berikan apresiasi setinggi-tingginya atas rangkaian kegiatan yang menyentuh warga mulai dari pengajian, layanan kesehatan cuma-cuma, hingga bantuan untuk anak yatim. Terima kasih IWO, telah menjadi jembatan kokoh antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Ischak di hadapan jajaran pengurus, anggota, dan warga sekitar.
Di era serba terbuka yang sering kali dibanjiri kabar bohong tanpa sumber jelas, Bupati menegaskan peran insan pers IWO sangat vital sebagai penyeimbang. Mereka hadir membawa berita yang teruji ketepatannya, berani, dan terpercaya.
Tema yang diusung kali ini dinilai sangat pas dengan kondisi saat ini. Bupati pun mengajak semua elemen untuk bahu-membahu memajukan Kabupaten Tegal. Peran wartawan yang menyajikan informasi pembangunan beriringan dengan dukungan warga, seperti kesadaran taat membayar pajak.
“Setiap sen kemajuan daerah berbasis pada kontribusi warga melalui pajak baik PBB maupun kendaraan."katanya .
Bupati Tegal , meminta dukungan agar pelayanan makin maju.
"Selamat bertambah usia IWO, semoga profesionalitas makin terjaga, dicintai rakyat, dan membawa manfaat luas,” ucapnya
Dalam sambutanya, Ketua PD IWO Kabupaten Tegal, Achmad Sholeh, memaparkan perjalanan perayaan ini bukan semalam suntuk. Rangkaiannya telah bergulir sejak 8 Agustus 2026, dimulai dengan kebersamaan dan penyerahan perlengkapan ibadah untuk tiga tempat ibadah di sekitar lokasi pada tanggal 6 September 2026.
Puncak acara hari ini disambut hangat oleh sekitar 80 warga yang memanfaatkan pengobatan gratis, berkat kerja sama erat dengan RSI PKU Muhammadiyah Tegal dan Puskesmas Kupu.
“Lewat tema Profesionalisme Wartawan IWO, Berdampak Bagi Kebaikan Bangsa, kami ingin menegaskan: tugas kami tidak berhenti di kata tulis, tapi harus melahirkan dampak nyata. IWO menyatu tekad dengan pemerintah demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Komitmen ke depan pun disiapkan matang: kegiatan sosial ini akan menjadi agenda rutin tahunan. Bahkan, untuk ulang tahun ke-15 mendatang, IWO sudah merancang program mulia berupa khitan massal bagi keluarga kurang mampu.
“Kami memohon doa restu dan dukungan penuh dari Bupati serta seluruh lapisan masyarakat agar niat baik ini berjalan lancar,” tandasnya.
Perayaan ditutup dengan puncak acara pukul 13.00 WIB berupa tausiyah pembangunan karakter dan penyerahan santunan. IWO membuktikan dirinya bukan sekadar penyaji berita, melainkan organisasi yang hidup dan berbagi. Keberhasilan ini tak lepas dari sinergi kuat pemerintah daerah dan dukungan masyarakat, pungkasnya.(Ag)


